Ngeri! Banjir Belitung Bakal Terulang Kembali

Banjir akan menjadi ancaman di Pulau Belitung bila kondisi cuaca hujan ekstrem, serta tidak ada upaya normalisasi aliran sungai.

Ngeri! Banjir Belitung Bakal Terulang Kembali
Pos Belitung/Dokumentasi
Lahan bekas tambang di sekitar wilayah Kecamatan Gantung, dari pengamatan udara saat pemantauan banjir dengan menggunakan helikopter Tim BNPB, Kamis (20/7/2017). 

Laporan wartawa Bangka Pos, Ardhina Trisila Sakti

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Banjir akan menjadi ancaman di Pulau Belitung bila kondisi cuaca hujan ekstrem, serta tidak ada upaya normalisasi aliran sungai.  

Dalam rapat pleno Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) Bangka Belitung memutuskan, agar analisis banjir Belitung Timur (Beltim) akan diberikan secara resmi kepada Gubernur Provinsi Bangka Belitung Erzaldi Rosman, DPRD Bangka Belitung dan Bappeda .

Adapun remomendasi yang disarankan Forum DAS adalah upaya segera pengerukan sungai dari hasil sedimentasi dari tambang, normalisasi sungai.

Selain itu memaksimalkan kolong (bekas tambang) sebagai kolong retensi dan penanganan jangka panjang, dengan melakukan penanaman di dalam dan di luar kawasan hutan, untuk menambah daerah resapan.

Ketua Forum DAS Babel Fadillah Sobri mengingatkan, apabila rekomendasi ini tidak diupayakan secepatnya maka bukan tak mungkin musibah banjir kembali melanda Belitung saat curah hujan ekstrem.

Kondisi lahan kritis dari aktivitas penambangan timah, di Kecamatan Gantung, Belitung Timur (istimewa)
Kondisi lahan kritis dari aktivitas penambangan timah, di Kecamatan Gantung, Belitung Timur (istimewa) 

"Saya pribadi dan sebagai ketua Fordas menyarankan agar penambangan timah kembalikanlah seperti dulu. Tidak diberikan secara bebas seperti sekarang tapi kembalikan ke perusahaan milik negara sehingga punya tanggung jawab moral," ujar Fadillah Sobri kepada Bangka Pos, Senin (21/8/2017).

Sebab menurutnya, penambangan itu butuh investasi besar, tenaga kerjanya besar, hasilnya besar, kerusakannya juga besar kalau tidak dikelola.

Menurutnya hanya perusahaan milik negara yang mampu melakukan reboisasi. Tak berlebihan sebagai langkah pencegahan resiko banjir terulang kembali.

Fadillah juga turut menambahkan catatan pada rekomendasinya yakni sosialisasi kepada masyarakat Belitung agar tanggap bencana yang dilakukan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Babel.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved