Kasus SPPD Fiktif DPRD Pangkalpinang, Hendri: Itu PR Kita Tetap Lanjut Kok

"Kasus SPPD fiktip dewan kota itu PR kita. Jadi sampai ini perkara kasus tetap kita lanjut kok!," kata Hendi

Kasus SPPD Fiktif DPRD Pangkalpinang, Hendri: Itu PR Kita Tetap Lanjut Kok
bangkapos.com/Ryan A Prakasa
Kasi Intelijen Kejari Kota Pangkalpinang, Hendi Arifin SH 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Plt Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Pangkalpinang, Maiza Choirawan SH MH melalui Kasi Intelijen Kejari Kota Pangkalpinang, Hendi Arifin SH mengatakanperkara kasus dugaan korupsi surat perintah perjalanan dinas (SPPD) anggota DPRD Kota Pangkalpinang hingga menyeret 13 nama anggota dewan tetap menjadi pekerjaan rumah atau PR Kejari Kota Pangkalpinang.

Baca: 6 Pegawai Pertamina Pangkal Balam Diperiksa Kejari

"Kasus SPPD fiktip dewan kota itu PR kita. Jadi sampai ini perkara kasus tetap kita lanjut kok!," kata Hendi ditemui di gedung Kejari Kota Pangkalpinang, Rabu (23/8/2017).

Saat disinggung dalam pengusutan perkara SPPD fiktif anggota dewan kota itu terkesan 'tarik-ulur' oleh pihak Kejari Pangkalpinang hingga akhir-akhir nyaris tak terdengar lagi jika pihak Kejari Kota Pangkalpinang 'berniat' untuk melanjutkan pengusutan perkara kasus tersebut.

Namun Hendi membantah terkait kesan 'miring' pihaknya (Kejari Kota Pangkalpinang) jika dinilai tarik-ulur dalam mengusut tuntas SPPD fiktip tahun anggaran 2016 senilai Rp 300 juta.

Bahkan ditegaskanya selama proses pengusutan kasus SPPD fiktip hingga menyeret-nyeret nama ketua DPRD Kota Pangkalpinang (Marsahbana) ditegaskanya lagi justru sama sekali tidak ada kendala apapun.

"Tidak ada kendala apapun dalam pengusutan kasus ini. Saat ini masih dalam tahap pemberkasan dan rencananya akan ada pemanggilan terhadap para anggota dewan itu," tegasnya.

Penulis: ryan augusta
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help