Kisah Mistis Kolong Tengkorak Bekas Tambang Timah yang Minta Tumbal dan Kerbau di Kapal Keruk

Karena itu pula, tak heran muncul sejumlah mitos yang berkembang di masyarakat.

Kisah Mistis Kolong Tengkorak Bekas Tambang Timah yang Minta Tumbal dan Kerbau di Kapal Keruk
omkicau.com
Suara burung kedasih dimitoskan sebagai pertanda akan ada orang yang meninggal atau sakit. 

BANGKAPOS.COM - Pulau Bangka sebagai bagian dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki beragam keunikan baik budaya, adat dan cerita rakyat.

Meski tidak seluas daerah lain di Pulau Jawa atau Kalimantan, kehidupan masyarakat di Pulau Bangka cukup majemuk.

Selain suku Melayu dan etnis Tionghoa sebagai penghuni mayoritas, tersebar juga masyarakat dari suku-suku lain yang hidup berdampingan dan harmonis.

Karena itu pula, tak heran muncul sejumlah mitos yang berkembang di masyarakat.

Seperti nama Kolong Tengkorak Lingkungan Nelayan II Sungailiat, Bangka, menjadi pembicaraan hangat sejumlah warga.

Baca: Penyanyi Cantik Ini Tak Malu Unggah Video Mesum dan Malah Bagi Tips Supaya Banyak Ditonton

Kolong bekas penambangan timah zaman pendatang dari Tiongkok atau biasa disebut Singkek Parit, jauh sebelum kemerdekaan itu, menyimpan berbagai kisah mistis.

Dalam sepuluh tahun terakhir, kolong ini sudah menelan sedikitnya belasan korban jiwa.

Sejumlah pihak pun percaya, ada mahluk astral penghuni kolong tadi.

Cerita tak masuk akal pun muncul kembali, pasca kematian dua bocah secara bersamaan, Elwiransyah (13) dan Saiful Bahri (9), warga Kawasan Tanah Hongkong Lingkungan setempat pada awal April 2017 lalu.

Halaman
1234
Editor: Alza Munzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved