BangkaPos/

Pedagang Minta Harga Terus Dipantau Agar Tak Mengalami Kenaikan

Pedagang di Pasar Induk Pangkalpinang mengeluhkan minimnya pembeli. Salah satunya pedagang ayam potong.

Pedagang Minta Harga Terus Dipantau Agar Tak Mengalami Kenaikan
bangkapos.com/dok
Pedagang ayam potong di Pasar Pagi Pangkalpinang saat melayani pembeli. Minggu (27/8/2017). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Hendra

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pedagang di Pasar Induk Pangkalpinang mengeluhkan minimnya pembeli.

Salah satunya pedagang ayam potong. Untuk ayam potong dijual Rp 35.000 per kilogram.

Harga ini menurut pedagang masih cukup tinggi bagi masyarakat. Tapi anehnya begitu ada pemantauan atau pemberitaan di media harga seringkali turun.

"Kalau bisa media dan pemerintah tiap hari pantau harga. Harga ayam saja ini Rp 35.000 per kilogram. Memang tidak naik, tapi harga ini kan masih tinggi. Akibatnya pembeli sepi, tapi kalau dipantau sama media atau pemerintah, harganya turun. Kalau harga murah kan banyak juga yang belinya," kata Awaludin kepada Bangkapos.com, Rabu (30/8/2017).

Dua hari menjelang lebaran masyarakat belum banyak yang membeli kebutuhan seperti ayam dan daging.

Minimnya pembeli, pedagang pun terpaksa menyimpan ayam di lemari pendingin untuk besoknya. Meskipun disimpan, pedagang mengaku rugi.

"Walaupun disimpan kita tetap rugi. Kan ada penyusutannya. Beratnya jadi berkurang dan modal kita jadi tidak berputar," ujarnya.

Penulis: Hendra
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help