Rukam, 'Anggur' Khas Bangka yang Kini Mulai Punah

Buah ini sangat terkenal diseluruh pulau Bangka dan cukup mudah ditemui, terutama di daerah yang masih

Rukam, 'Anggur' Khas Bangka yang Kini Mulai Punah
Bangkapos/Noordin

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nordin

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Bentuknya bulat lebih besar sedikit dari kelereng, ketika masak warnanya merah hati, rasanya manis, tekstur dagingnya lembut berwarna putih kekuningan dengan biji dibagian dalam.

Ciri pohonnya berduri, begitu juga pada bagian dahannya, daunnya tidak ubah seperti daun-daun pohon kebanyakan.

Pohon ini tumbuh subur di tanah pulau Bangka, biasanya warga menyebutnya rukam.

Rukam
Rukam (Bangkapos/Noordin)

Buah ini sangat terkenal diseluruh pulau Bangka dan cukup mudah ditemui, terutama di daerah yang masih alami ditumbuhi hutan.

Tetapi kini semenjak banyaknya hutan yang digunakan untuk berkebun dan tambang, pohon ini jarang sekali terlihat apalagi buahnya.

"Rukam ini tumbuh sendiri, memang setahu saya belum ada yang sengaja nanam. Biasanya tumbuh di hutan atau belukar-belukar sisa kebun warga," tutur Nazi warga Desa Puding Besar Kabupaten Bangka, Kamis (31/8).

Dia menyebutkan, pohon ini cukup unik karena bisa tumbuh sendiri di hutan dengan duri-duri diseluruh batang, dahan dan tangkainya.

Pohon ini juga sepertinya tidak terlalu memilih untuk tumbuh. Dia bisa ditemui didataran rendah, bukit-bukit dan sekitaran rawa di pulau Bangka.

"Kalau zaman kami masih anak-anak dulu masih banyak buah rukam ini, sekarang ini yang sulit. Kalaupun ada itu dihutan yang masih alami atau warga yang tidak menebangnya ketika mereka membuka lahan untuk bertani," ungkap pria 50 tahun ini.(*)

Penulis: Muhammad Noordin
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help