BangkaPos/

Ngeri, Ada Cacing Hati di Sapi Kurban Pemberian Presiden Jokowi, Dipencet Keluar Ini

"Hatinya sudah parah, ciri ciri secara fisik hampir semua bagian hati sudah mengalami perubahan, tidak normal. Jadi yang normal itu berwarna..."

Ngeri, Ada Cacing Hati di Sapi Kurban Pemberian Presiden Jokowi, Dipencet Keluar Ini
Tribun Jogja/ Dwi Nourma Handito
Petugas mengeluarkan cacing dari organ hati sapi pemberian Presiden Joko Widodo yang dipotong di Dusun Bodowaluh, Srihardono, Pundong, Jumat (1/8/2017) 

BANGKAPOS.COM -- Cacing hati atau Fasciola hepatica ditemukan dalam organ hati sapi kurban pemberian Presiden Joko Widodo, yang dipotong di Dusun Bodowaluh, Srihardono, Pundong, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (1/9/2017).

Hati yang terinfeksi cacing hati ini langsung dikuburkan karena tidak layak untuk dikonsumsi.

Baca: Terungkap, 6 Artis Hollywood Ini Ternyata Muslim, Ada yang Penyanyi, Model Hingga Bintang Film

Baca: Millen Gandeng Sunan Kalijaga Usut Foto Hotnya, Netizen Malah Gagal Fokus dengan Nama Asli Ini

drh Sri Rahayu dari Puskeswan Pundong yang mengawasi dan memeriksa kesehatan hewan kurban sapi pemberian Presiden Joko Widodo mengatakan hati sapi sudah parah terkena cacing hati.

Sehingga bagian hati sapi tersebut harus dikuburkan.

Baca: Bibir Anda Kering dan Pecah-pecah? Ini Dia Tips Cara Mengatasinya, Mudah dan Tak Mahal

"Hatinya sudah parah, ciri ciri secara fisik hampir semua bagian hati sudah mengalami perubahan, tidak normal. Jadi yang normal itu berwarna merah hati, itu putih putih, keras, di dalam banyak pasir, banyak lendir, dan kalau dibelah dari lorong lorong kalau dipencet keluar cacing banyak sekali, hampir semua bagian terkena, jadi saya rekomendasikan dikubur," kata drh Sri Rahayu.

Meskipun ditemukan cacing hati, bagian organ dan daging sapi pemberian Presiden Joko Widodo itu aman dikonsumsi dan bisa dibagikan kepada masyarakat.

Baca: Dianggap Nakal, Anak Laki-laki ini Dirantai Seperti Hewan oleh Sang Ayah

Halaman
12
Editor: asmadi
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help