BangkaPos/

Pengacara Ungkap KPK Pinjam Uang Rp 5 Miliar dari Probosutedjo untuk Jebak Pegawai MA

Indra menjelaskan, uang Rp 5 miliar yang dipinjam untuk menjebak pegawai MA itu diserahkan langsung oleh Probosutedjo.

Pengacara Ungkap KPK Pinjam Uang Rp 5 Miliar dari Probosutedjo untuk Jebak Pegawai MA
Tribun Timur/Fahrizal Syam
Presiden Kongres Advokat Indonesia (KAI), Indra Sahnun Lubis 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA – Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Panitia Khusus (Pansus) Angket DPR RI tentang Pelaksanaan Tugas dan Kewenangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan sejumlah advokat mengungkap fakta baru.

Presiden Kongres Advokat Indonesia Indra Sahnun Lubis mengatakan, KPK meminjam uang Rp 5 miliar dari pengusaha Probosutedjo.

Menurutnya, uang itu digunakan oleh KPK untuk menjebak oknum pegawai Mahkamah Agung (MA) dalam operasi tangkap tangan (OTT).

Indra menjelaskan, uang Rp 5 miliar yang dipinjam untuk menjebak pegawai MA itu diserahkan langsung oleh Probosutedjo.

Baca: SS Justicia, Kapal Pembawa Misi Perdamaian Dunia Hingga Indonesia Merdeka

Informasi itu pengakuan langsung dari Probosutedjo selaku kliennya.

"Pak Probosutedjo menyediakan uang Rp 5 miliar. Mereka (KPK) pinjam untuk menjebak," kata Indra di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (31/8/2017).

Indra menjelaskan, proses terjadinya pemberian uang oleh Probosutedjo.

Saat itu, adik Presiden Soeharto ini disadap oleh penyidik KPK akan memberi suap kepada sejumlah pegaiwai di Mahkamah Agung pada tahun 2006.

Probosutedjo awalnya mengajukan kasasi terkait kasus korupsi penyelewengan dana reboisasi milik pemerintah sebesar Rp100,9 miliar.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help