Pengacara Ungkap KPK Pinjam Uang Rp 5 Miliar dari Probosutedjo untuk Jebak Pegawai MA

Indra menjelaskan, uang Rp 5 miliar yang dipinjam untuk menjebak pegawai MA itu diserahkan langsung oleh Probosutedjo.

Pengacara Ungkap KPK Pinjam Uang Rp 5 Miliar dari Probosutedjo untuk Jebak Pegawai MA
Tribun Timur/Fahrizal Syam
Presiden Kongres Advokat Indonesia (KAI), Indra Sahnun Lubis 

Baca: Kisah Cinta Kiper Timnas Indonesia Satria Tama Dapatkan Kekasih Cantik Jelita

Saat itu, Sejumlah penyidik KPK datang ke kediaman Probosutedjo untuk meminjam uang Rp 5 miliar.

Uang suap itu hendak dijadikan alat menjebak pegawai MA yang datang ke kediaman Probosutedjo.

Setelah penerimaan uang terjadi, Indra menyebut, para penyidik KPK bersembunyi di sejumlah sisi rumah, hingga melakukan operasi tangkap tangan terhadap para pegawai yang datang ke tempat tersebut.

Baca: Astaga! Ayah, Paman dan Kakek Bergantian Perkosa 2 Gadis Hingga Kondisinya Jadi Begini

Penangkapan pun dilakukan setelah oknum pegawai MA menerima uang Rp 5 miliar yang disimpan di dalam boks yang ditaruh di atas meja.

"Mereka sembunyi-sembunyi. Ada di balik kursi dan meja. Ketika orang MA datang, langsung orang KPK mengambil uang untuk tangkap tangan," ujarnya.

Setelah penangkapan itu, Indra menyebut bahwa uang Rp5 miliar milik Probosutedjo tidak pernah dikembalikan oleh KPK.

Padahal, KPK menyebut uang Rp 5 miliar itu hanya dipinjam untuk menjebak hakim MA.

"Uang uang dipinjamkan tidak balik sampai sekarang. Saya tagih sebagai kuasa hukumnya waktu itu tapi tidak dikembalikan," ujar Indra. (Tribunnews.com/Wahyu Aji)

Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved