Ziarah Kubur Mengingatkan Manusia Akan Kematian

Momen lebaran Idul Adha dimanfaatkan kebanyakan umat muslim untuk melakukan ziarah kubur.

Ziarah Kubur Mengingatkan Manusia Akan Kematian
IST
Keluarga besar Tamawiwi melakukan nyekar atau ziarah ke makam kedua orang tuanya di Pemali 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Momen lebaran baik itu lebaran Idul Fitri maupun Idul Adha dimanfaatkan kebanyakan umat muslim untuk melakukan ziarah kubur.

Menurut Yunini Adam, warga Parit Padang Kecamatan Sungailiat, ziarah kubur yang dilakukannya bersama keluarga besarnya untuk mengingatkan akan kematian dan juga berdoa kepada arwah yang telah meninggalkan dunia.

"Kita ziarah bersama kakak, adik, anak dan cucu serta cicit dari orang tua kami di yang telah mendahului kita, mendoakan mereka dan juga umat muslim," kata Yunini yang berziarah ke makam kedua orangtuanya dan juga adiknya.

Dikatakan Nini, ziarah atau nyekar ke makam orangtuanya yang ada di perkuburan desa Pemali selalu rutin dilaksanakannnya, bersama suami, anak dan keluarga besarnya.

"Kita bersama-sama bawa air, kembang, membersihkan kuburan dan membacakan yasin dan berdoa juga kepada almarhum sehingga diterima Allah SWT dan dilapangkan dan diterangkan kuburannya," katanya lagi.

Hal yang sama dilakukan juga Tamawiwi. Salah satu Aparatur Sipil Negara (AsM) Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dirinya nyekar atau berziarah ke makam orang tuanya di perkuburan Desa Pemali dan juga makam mertuanya di perkuburan Parit Padang.

"Selalu, setiap mau ruwah kubur, idul fitri dan idul adha, bawa anak istri, biar kita semua sadar akan kematian dan kehidupan di dunia ini sementara saja," katanya.

Dikatakannya juga dengan mendoakan orang tua dan juga umat muslim yang telah mendahulukan kita, setidaknya memberikan amal jariah bagi kepada mereka.

"Kan ada hadistnya, ada tiga hal yang bisa kita berikan, yakni ilmu yang bermanfaat, anak yang soleh dan amal jariah semasa hidup, nyekar ini bentuk penghormatan kita sebagai anak yang soleh mendoakan orang tua dan membaca minimal kulhu kepada yang telah meninggal," tukas Wiwi.

Penulis: edwardi
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help