BangkaPos/

Puluhan Kilogram Hati Hewan Kurban di Daerah Ini Berpenyakit

Hati berpenyakit itu telah dibuang agar tidak diberikan kepada masyarakat.

Puluhan Kilogram Hati Hewan Kurban di Daerah Ini Berpenyakit
Tribun Jogja/ Dwi Nourma Handito
Petugas mengeluarkan cacing dari organ hati sapi pemberian Presiden Joko Widodo yang dipotong di Dusun Bodowaluh, Srihardono, Pundong, Jumat (1/8/2017) 

BANGKAPOS.COM, BANDUNG - Di hari pertama Iduladha, Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung menemukan 15,6 kg hati sapi dari 17 ekor sapi yang disembelih, dan 20,7 kg hati domba dari 23 ekor domba yang disembih, dinyatakan berpenyakit cacing hati.

"Kami menerjunjan 44 petugas post motrem (pemeriksaan hewan setelah disembelih) ke seluruh mesjid di Bandung yang mengadakan pemotongan hewan," ujar Kepala Dispangtan Kota Bandung Elly Wasliah di Balai Kota Bandung, Sabtu (02/09/2017.

Elly mengatakan, di hari pertama Iduladha petugas itu telah memeriksa 921 ekor sapi dan 1.158 ekor domba.

Baca: Polisi Tembak Mati Kerbau Kurban Stres dan Ngamuk saat Hendak Disembelih

Menurut Elly, hati berpenyakit itu telah dibuang agar tidak diberikan kepada masyarakat.

Elly minta kepada masyarakat tidak resah dan khawatir karena hati hewan kurban lebih banyak yang sehat dibanding yang berpenyakit.

Elly menjelaskan, hewan kurban itu saat masih hidup tak dapat dilihat berpenyakit cacing hati atau tidak, karena cacing hati bisa terlihat setelah disembelih.

Setelah itu, hatinya pun harus dibedah terlebih dulu. Jika hati itu berongga atau berlubang putih, berarti ada telur dan cacing. Bahkan tak jarang petugas menemukan langsung cacing dan telurnya.

Baca: Sapi Banting Warga ke Tembok, Ini Videonya

Sebenarnya cacing dan telurnya itu akan mati bila direbus air hingga mendidih 100 derajat selsius. Hanya masalahnya, katanya, banyak masyarakat hanya membakar hati hewan kurban untuk dijadikan sate.

"Jika tidak benar membakarnya kemungkinan besar hati berisi telur dan cacing itu termakan oleh manusia dan itu membahayakan kesehatan," ujar Elly. 

Petugas post mortrem akan memeriksa hewan kurban sampai hari Minggu (3/9). 

(Tribun Jabar/Tiah SM)

Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help