Asyiknya Tradisi Musim Kemarau Di Bangka, Dari Nanggok Sampai Nirok

Moment ini benar-benar dimanfaatkan warga di Desa Puding Besar Kabupaten Bangka, mereka mendatangi sungai-sungai

Asyiknya Tradisi Musim Kemarau Di Bangka, Dari Nanggok Sampai Nirok
Bangkapos/Nordin
Warga Desa Puding Besar Kabupaten Bangka memanfaatkan musim kemarau untuk mencari ikan di sungai-sungai didesanya, diantaranya dengan nanggok, nyerampang, nirok, Minggu (3/9) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nordin

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Di tengah cuaca pukul 11.00 WIB warga asik bercengkrama sambil berendam di air, kadang ada yang ketepi aliran sungai sambil menenteng tangguk atau wareng.

Suara riuh bersautan satu dengan yang lain seolah membuat hutan tidak berpenghuni tiba-tiba bak pasar dadakan penuh manusia.

Ada yang berteriak karena kegirangan mendapatkan ikan, sebagian lagi memanggil temannya, ada juga yang asik sendiri sambil melihat lokasi ikan-ikan bersembunyi.

"Itu, tadi saya melihat ikannya disampingmu, tepat disamping kananmu," teriak salah seorang kepada temannya

Musim kemarau atau kering telah tiba, dan ini sering tidak menentu setiap tahunnya. Biasanya dimulai bulan Agustus.

Moment ini benar-benar dimanfaatkan warga di Desa Puding Besar Kabupaten Bangka, mereka mendatangi sungai-sungai untuk menangkap ikan.

Orang tua, remaja, dewasa, anak-anak berbaur menjadi satu. Mereka ada yang satu keluarga menjadi penangkap ikan dadakan.

Berbagai cara mereka gunakan untuk menangkap ikan, seperti mancing, nirok, nyerampang, nanggok, dan lain-lain.

"Saya memang rutin setiap tahun nangguk, kebetulan hari ini libur jadi sekalian ajak anak istri biar ramai," sebut Arapik warga desa Puding Besar kepada bangkapos.com, Minggu (3/9)

Halaman
12
Penulis: Muhammad Noordin
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved