BangkaPos/

Erzaldi Akui OPD-nya Lemah, Ini Alasannya

SKPD tidak bisa menterjemahkan apa yang saya minta. Kenapa tidak bisa menterjemahkannya? Karena keterbatasan kemampuannya

Erzaldi Akui OPD-nya Lemah, Ini Alasannya
Bangkapos.com/Krisyanidayati
Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Hendra

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Merancang anggaran menurut Gubernur Babel, Erzaldi Roesman Djohan tidak sembarang.

Bila tidak sesuai dengan nomenklaturnya akan terjadi kekeliruan, bahkan salah.

Salah satunya dengan dicoretnya pengajuan anggaran Rp 47 miliar oleh DPRD Babel.  

Menurutnya anggaran ini akan diajukan lagi di APBD 2018, namun hal ini menyebabkan beberapa program kerjanya tak berjalan.

“SKPD tidak bisa menterjemahkan apa yang saya minta. Kenapa tidak bisa menterjemahkannya? Karena keterbatasan kemampuannya. OPD lemah, kalau saya cepat begini jadinya,” ujar Erzaldi.

Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya mengakui bila OPD Babel kurang memahami aturan dalam pengajuan anggaran.

Beberapa anggaran yang diajukan tidak jelas hingga akhirnya tak disetujui oleh DPRD.

“Kita harapkan agar OPD pahami aturan. Ini baru aturannya saja sudah tidak jelas. Makanya banyak anggota DPRD tidak hadir saat rapat banggar. Mereka takut nanti salah, malah DPRD kena imbasnya kalau menyetujuinya,” kata Didit.(*)

Penulis: Hendra
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help