Satu Juta Lebih Pelamar CPNS Kemenkumham dan MA Bakal Tersingkir, Cek di Sini!
Terhitung sampai batas akhir pendaftaran pada 31 Agustus pukul 23.59 WIB, angka jumlah pelamar datang dari 1.146.853 orang yang terdiri dari...
BANGKAPOS.COM -- Molornya pengumuman seleksi CPNS Kementrian Hukum dan Ham RI sejak pagi hingga detik ini malam pukul 19.30 wita menambah rasa penasaran para pelamar.
Apalagi, pengumuman lolos berkas seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kemenkumham RI belum bisa diakses via website.
Baca: Lolos Administrasi, Ini Dia Jadwal Selanjutnya Seleksi CPNS Kemenkumham dan MA 2017
Baca: Inilah Alasannya Mengapa Pengumuman CPNS Kemenkumham Belum Muncul, Tunggu Hingga 23.59
Kendati demikan, jutaan pelamar masih setia menunggu janji pemerintah yang akan mengumumkan peserta yang lolos berkas Selasa (5/9/2017).
Terhitung sampai batas akhir pendaftaran pada 31 Agustus pukul 23.59 WIB, angka jumlah pelamar datang dari 1.146.853 orang yang terdiri dari 1.116.138 pelamar di Kemenkumham dan 30.715 pelamar di MA.
Sementara formasi yang tersedia di Kemenkumham hanya sebanyak 17.962 orang dan MA 1.684 orang. Artinya sebanyak 1,098,176 pelamar formasi Kemenkumham bakal tersingkir. Sementara formasi MA ada sekitar 29. 031 pelamar yang bakal tersingkir. Jika dijumlahkan keduanya maka akan ada 1,127,207 pelamar yang bakal tersingkir dalam rekrutmen CPNS Kemenkumham dan MA 2017 ini.
Baca: Bocor, Asisten Menteri Susi Ungkap Identitas 2 Bodyguard Sang Boss! Ternyata Pasukan Elit Ini
Terhitung mulai hari Selasa (5/9/2017) ini Kementerian Hukum dan HAM mulai mengeluarkan hasil verifikasi administrasi para pelamar lowongan CPNS. Informasi ini bisa diperoleh di tiga website resmi :
https://sscn.bkn.go.id
https://cpns.kemenkumham.go.id
https://www.mahkamahagung.go.id
Baca: Foto Intim Hamish Daud dan Raisa di Atas Ranjang Ini Malah Bikin Netizen Deg-degan
Baca: Terbongkar, Begini Perlakuan Ashanty Terhadap Anak-anaknya, Ternyata Bukan Sosok Ibu yang Baik
Meskipun tiga situs tersebut sulit diakses, BKN meminta semua pihak untuk bersabar.