BangkaPos/

Sekda Akui Di Pangkalpinang Masih Ada Perusahaan yang Perizinannya Tidak Sesuai Peruntukan

Nanti untuk kesimpulannya kita akan rapat terlebih dahulu. Nanti keputusannya akan kita umumkan. Kalau dicabut kita tunggu ingkrahnya

Sekda Akui Di Pangkalpinang Masih Ada Perusahaan yang Perizinannya Tidak Sesuai Peruntukan
ist
Sekda Kota Pangkalpinang, Ratmida Dawam ketika meninjau sejumlah perusahaan di Pangkalpinang, salah satunya toko milik Edy Wem di Jalan Kemangi 2 Paritlalang Kecamatan Bukit Intan. 

Laporan wartawan Bangka Pos, Zulkodri

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Dari hasil pantauan serta peninjauan ke tempat usaha yang ada di Pangkalpinang. Sekda Kota Pangkalpinang, Ratmida Dawam menemukan masih ada pemilik usaha yang menyalahi aturan atau tidak sesuai dengan peruntukan perizinannya.

" Menindaklanjuti rekomendasi dari gubernur kita melakukan sidak. Kita melihat dulu sebab ada perusahaan yang wilayahnya ternyata tidak di Pangkalpinang yang memberi izin Bangka Tengah. Yang Pangkalpinang akan kita tindak lanjuti, seperti toko milik "Edy Wem" yang beralamat di Jalan kemangi 2 Kelurahan Parit lalang Kecamatan Rangkui, dimana izin usahanya adalah untuk toko, namun belakangan malah dijadikan gudang," ucap Ratmida Dawam kepada bangkapos.com, Selasa (05/09/2017).

Dikatakan Ratmida, saat ditanya kenapa izin dan peruntukannya berbeda pihak toko mengaku tempat mereka hanya dijadikan tempat transit barang saja, dan tidak lama.

Namun apapun alasan mereka tetap saja, perizinannya berbeda peruntukannya.

" Nanti untuk kesimpulannya kita akan rapat terlebih dahulu. Nanti keputusannya akan kita umumkan. Kalau dicabut kita tunggu ingkrahnya karena pemiliknya sama dengan yang konghin yang digerebek Polda termasuk yang PT NSJM maupun NSP. Untuk yang di Paritlalang itu, Oktober ini, juga izinnya habis. Nanti kalau pengajuan izin baru kita minta sesuai dengan peruntukannya," ujar Ratmida.

Saat disingung, kenapa tidak langsung mencabut izin perusahaan tersebut, menurut Ratmida pihaknya harus merapatkan hal tersebut, terlebih dahulu.

" Kita rapatkan lagi dulu. Kita sudah rapat sekali. Nanti rapat lagi, untuk mengambil keputusan. Kami akan balas surat gubernur seperti kata pak Wali dengan kronologis dengan semuanya," ucap Ratmida.(*)

Penulis: zulkodri
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help