BangkaPos/

Mantan KSAL Mengaku Baru Pertama Kali Melihat Proses Pertambangan Timah

Selama berdinas di Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut, baru pertama kali melihat proses penggalian timah yang ada di darat

Mantan KSAL Mengaku Baru Pertama Kali Melihat Proses Pertambangan Timah
Bangkapos/agus nuryadhyn
Laksamana (Purn) TNI DR Marsetio saat mengabadikan replika kapal keruk melakukan penambangan di laut. Replika ini dapat dilihat di Museum Timah Indonesia PT Timah di Pangkalpinang 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Agus Nuryadhyn

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Selama berdinas di Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut, baru pertama kali melihat proses penggalian timah yang ada di darat maupun di laut.

Hal ini dikemukakan Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana (purn) TNI DR Marsetio, disela-sela kunjungan ke Museum Timah Indonesia di Pangkalpinang, Rabu (6/9/2017).

Dalam kesempatan itu, Mantan KSAL langsung mengambil telepon genggam untuk mengabadikan foto replika kapal keruk yang melakukan aktifitas penambangan di laut.

Didampingi Kepala Museum Timah Indonesia Pangkalpinang, Taufiq, Laksamana (Purn) TNI Marsetio mendapat penjelasan sejarah pertambangan timah.

"saya baru kali ini melihat proses penggalian timah yang ada di darat maupun di laut," ujar Laksamana (purn) TNI DR Marsetio.

Dijelaskan Marsetio, bahwa PT Timah merupakan perusahaan yang strategis, untuk dapat menghasilkan devisa negara. Apalagi dengan ekspor yang terbesar nomor dua di dunia.

Menurut Marsetio bahwa ini menjadi contoh, bahwa industri-industri seperti PT Timah mendirikan museum timah.

"Dengan berdirinya museum timah, maka generasi berikut akan bisa melihat mengenai sejarah lahirnya industri timah ," ungkapnya. (*)

Penulis: agusrya
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help