BangkaPos/
Home »

Lokal

» Bangka

Sopiah Tak Menyangka Candaan Ini Pesan Terakhir Abu Hanifah

Bapak bilang terimakasih karena selama 45 tahun perkawinan, bapak diurus sama saya selaku istrinya. Dia bilang saya tidak

Sopiah Tak Menyangka Candaan Ini Pesan Terakhir Abu Hanifah
ist
pemakaman jenazah Bupati Bangka Tengah pertama Abu Hanifah di TPU Paritpadang Sungailiat 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Tak ada firasat khusus ditinggalkan Abu Hanifah (70) pada sang istri, Ny Sophiah (65).

Namun sebulan sebelum Bupati Pertama Bangka Tengah itu meninggal dunia, Sopiah sempat mendengar canda Abu, yang ternyata adalah pesan terakhir.

"Firasat khusus tidak ada. Karena bapak (Almarhum Abu Hanifah) sering becanda, sehingga kita dak ngeh gitu (dak menyangka itu pesan terakhir)," kata Sopiah, usai pemakaman sang suami, Kamis (7/9/2017) di TPU Paritpadang Sungailiat Bangka.

Sebulan sebelum Abu Hanifah, dinyatakan koma, Sopiah mengaku masih bersenda-gurau dengan sang suami. Abu Hanifah sempat minta maaf padanya, dan juga anak-anak.

"Dia bilang jaga diri baik-baik," katanya.

Empat pekan silam, Abu Hanifah, juga mengucapkan terimakasih pada Sopiah karena selama ini telah mendampingi dan merawatnya.

"Bapak bilang terimakasih karena selama 45 tahun perkawinan, bapak diurus sama saya selaku istrinya. Dia bilang saya tidak pernah menyakiti hati suami," katanya.

Masih dalam gaya canda, Abu Hanifah terus memuji-muji sang istri.

Abu menyebut, sebagai seorang istri, Sopiah tak ada tandingannya.

"Tapi waktu itu saya masih dak ngeh juga. Itu bapak ucapkan sebulan sebelum meninggal. Saya dak ngeh, karena hampir setiap hari sebelum meninggal bapak selalu becanda," kata Sopiah mengenang sosok pria kelahiran Desa Penyak Bangka Tengah, 1 Juli 1947 silam.
.
Rupanya, seiring waktu, kesehatan Abu Hanifah kian menurun. Penyakit konflikasi mulai menyerang di usianya yang sudah senja.

Hingga beberapa hari lalu, kondisi jantung ayah enam anak dan enam cucu itu semakin tak stabil.

Abu Hanifah kemudian dinyatakan koma, lalu menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit di Sungailiat, Kamis (7/9/2017) shubuh.

"Rupanya shubuh tadi bapak meninggal. Tapi kita sudah iklas kok. Terimakasih kepada masyarakat dan keluarga yang sudah datang melayat. Saya mohon maaf jika seandainya prilaku bapak selama di Bangka ada yang tidak berkenan," kata Sopiah, dalam keadaan berduka pasca kepergian sang suami.(*)

Penulis: ferylaskari
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help