Pembangunan Jaringan Listrik Menumbing Dua Kali Gagal Tender

Kalau statusnya sekarang sudah Tahura, cuma yang jadi kendala sudah di tender dua kali tapi gagal. Untuk dana nya dari DABA

Pembangunan Jaringan Listrik Menumbing Dua Kali Gagal Tender
Bangka Pos/ Resha Juhari
Pesanggrahan Menumbing 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Anthoni Ramli

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, berupaya membangun jaringan listrik di kawasan Pesanggrahan Bukit Menumbing.

Upaya ini dilakukan, semata-mata untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke tempat pengasingan Bung Karno dan Bung Hatta tersebut.

Tak mudah bagi pemerintah Kabupaten Bangka Barat, untuk bisa membangun jaringan listrik di pesanggrahan bukit Menumbing.

Hal ini dikarenakan, status Bukit Menumbing yang masuk kawasan Hutan Konservasi (HK).

Namun tahun 2017, upaya pemerintah merubah status kawasan hutan Bukit Menumbing dari HK ke Tahura terealisasi.

Artinya saat ini pemkab Babar memiliki kewenangan penuh melakukan pengembangan terhadap bukit Menumbing. Termasuk pembangunan jaringan listrik di pesanggrahan bukit Menumbing.

Bahkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Babar Suwito mengatakan, proyek pembangunan jaringan listrik di pesanggrahan Menumbing telah dua kali ditender, namun selalu gagal.

Belum diketahui pasti, alasan dua kali gagalnya tender proyek tersebut. Namun menurut Suwito, belum ada satupun perusahaan yang sanggup menggrap proyek tersebut.

Menurut Suwito, proyek pembangunan jaringan listrik di pesanggrahan diajukan hingga 3,5 Milliyar. Dana tersebut diperoleh dari dana DABA.

" Kalau statusnya sekarang sudah Tahura, cuma yang jadi kendala sudah di tender dua kali tapi gagal. Untuk dana nya dari DABA sebesar 3,5 M. Sejauh ini belum ada perusahaan yang bisa mengerjakan, karena kami minta spek yang bagus, ujar Suwito kepada bangkapos.com, Jumat (8/9/2017).(*)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help