BangkaPos/

Politisi Nasdem Ingatkan ASN Pemkot Jangan Terlibat Politik Praktis

Seorang PNS Pemkot mendatangi kantor DPP Nasdem pusat bersama salah satu calon wali kota Pangkalpinang.

Laporan Wartawan Bangka Pos, Zulkodri

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Politisi Nasdem Pangkalpinang Hibir mempertanyakan kapasitas salah seorang PNS atau ASN Pemkot mendatangi kantor DPP Nasdem pusat bersama salah satu calon wali kota Pangkalpinang.

"Kapasitas ASN tersebut kita pertanyakan. Sebab terlepas dari apapun, kita menilai kurang etis dan tidak wajar seorang ASN terlibat politik praktis," ujar Hibir didampingi Ketua DPD Nasdem Kota Pangkalpinang, Rinaldi Abdulah dan Sekretaris DPD, Syahbana kepada wartawan, Senin (11/09/2017).

Terlebih lagi, tambah Ketua DPD Nasdem Pangkalpinang Rinaldi Abdulah, sebelumnya Walikota Pangkalpinang sudah mengingatkan dan berpesan agar ASN di lingkungan Pemkot jangan terlibat politik praktis.

"Langkah ini kami lakukan sekedar sebagai pengingat bahwa ASN jangan terlibat politik praktis. Apalagi kedatangan ke Jakarta itu di jam kerja, di hari Rabu lalu. Ini kapasitasnya datang bersama salah satu calon dalam rangka apa, dan untuk apa. Kami nilai kurang etislah," ucap Rinaldi yang mengaku memiliki bukti dirinya melihat yang bersangkutan datang ke kantor Nasdem.

Namun saat disinggung apakah ada foto ASN bersangkutan, Ketua DPD Nasdem Kota Pangkalpinang, Rinaldi Abdulah mengaku tidak usah disebar fotonya.

Langkah yang mereka lakukan sekedar mengingatkan dan mempertanyakan kapasitas ASN tersebut agar jadi pelajaran bagi ASN lain di lingkungan Pemkot untuk tidak terlibat politik praktis.

"Nggak usah fotonya, ini sekedar mengingatkan saja aggar jangan sampai ASN lainnya juga terlibat politik praktis," ucapnya.

PNS yang dituding tersebut mengaku tidak pernah datang ke DPP Nasdem di Jakarta untuk keperluan politik atau sebagainya.

Dirinya datang atas undangan dari kerabatnya untuk membicarakan masalah keluarga.

" Kebetulan saya sedang dinas luar. Saya di Jakarta. Saya ditelpon menemui saudara saya. Karena ada waktu segang saya manfaatkan itu untuk bertemu. Hal itu saya anggap wajar. Kami bicara masalah keluarga, anaknya kan di sini (Pangkalpinang) bersama kita. Selebihnya bukan urusan saya. Sekali lagi saya tegaskan saya tidak mau atau terlibat dalam politik praktis," katanya saat dikonfirmasi bangkapos.com, Senin (11/9/2017).

Penulis: zulkodri
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help