BangkaPos/

Hadapan Wagub Babel Ketua LKPI Sebut Ekosistem Laut Rusak Karena Tambang

Banyak ekosistem laut rusak karena aktifitas penambangan kapal isap produksi termasuk aktifitas tambang

Hadapan Wagub Babel Ketua LKPI Sebut Ekosistem Laut Rusak Karena Tambang
Bangkapos/Ryan Agusta
Ketua Lembaga Kelautan & Perikanan Indonesia (LKPI), Ayub Faidibah (kemeja putih sebelah kiri) saat memaparkan persoalan kelautan atau perairan di Babel di hadapan wakil gubernur Babel, M Fattah dan kepala Dinas Kelautan & Perikanan (DKP) Babel, Hardi 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Persoalan aktifitas penambangan pasir timah di wilayah perairan atau di provinsi kepulauan Bangka Belitung (Babel) kini menjadi sorotan pihak Lembaga Kelautan & Perikanan Indonesia (LKPI) khususnya aktifitas tambang liar inkonvensional (TI).

Tak cuma itu pihak LKPI pun sempat pula menyoroti persoalan aktifitas penambangan laut yang menggunakan kapal isap produksi (KIP) di sejumlah wilayah perairan di Babel.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh ketua LKPI, Ayub Faidibah di sela-sela rapat bersama kepala Dinas Kelautan & Perikanan Provinsi (DKP) Babel, Hardi.

"Banyak ekosistem laut rusak karena aktifitas penambangan kapal isap produksi termasuk aktifitas tambang liar atau TI apung di perairan Babel ini," kata pria asal Sorong itu di hadapan kadis DKP Babel saat rapat pertemuan sedang berlangsung siang itu.

Dalam rapat yang digelar di ruang pertemuan (Remodong room) gedung kantor gubernur Babel, Selasa (12/9/2017) siang juga dihadiri wakil gubernur Babel, M Fattah. (*)

Penulis: ryan augusta
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help