BangkaPos/

Rendahnya Partisipasi Pemilih Jadi Persoalan KPU Bangka

Zulkarnain menilai adanya kecenderungan menurun dalam pemilu yang sudah beberapa kali dilaksanakan.

Rendahnya Partisipasi Pemilih Jadi Persoalan KPU Bangka
bangkapos.com/Nurhayati
Acara sosialisasi program dan jadwal pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bangka Tahun 2018 serta syarat calon bupati dan wakil bupati perseorangan, Selasa (12/9/2017) di Hotel Sunjaya Sungailiat. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ketua KPU Kabupaten Bangka H Zulkarnain menilai adanya kecenderungan menurun dalam pemilu yang sudah beberapa kali dilaksanakan. Kondisi ini diakuinya menjadi persoalan untuk KPU sebagai penyelenggara pemilu.

"Pada dasarnya kami sebagai pelaksana siap untuk melaksana pemilu ini secara profesional dan integritas. Dalam pelaksanaan pemilu yang kami laksanakan ada persoalan yakni rendahnya partisipasi. Ada kecendrungan pemilu semakin menurun," ungkap Zulkarnain saat acara sosialisasi program dan jadwal pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bangka Tahun 2018 serta syarat calon bupati dan wakil bupati perseorangan, Selasa (12/9/2017) di Hotel Sunjaya Sungailiat.

Diakuinya saat Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Babel tahun 2017 lalu angka partisipasi pemilih untuk Kabupaten Bangka hanya sebesar 58 persen dimana Kabupaten Bangka nomor urut kedua terendah dibandingkan kabupaten/kota se Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Bagi parpol partisipasi rendah cenderung menguntungkan terutama saat pileg tapi bagi kami sebagai penyelenggara ini masalah," ungkap Zulkarnain.

Untuk mensosialisasikan tahapan pemilu ini pihaknya bahkan melakukan sosialisasi secara door to door atau dari pintu ke puntu mengajak masyarakatbdatang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Ia menilai beberapa daerah yang tingkat partisipasinya tinggi karena pemerintah daerahnya begitu getol bahkan mewajibkan Satuan Kerja Perangkat Daerah ( SKPD) untuk mensosialisasi pemilukada seperti di Yogjakarta dan Magelang yang menganggarkan dana di masing-masing SKPD-nya untuk sosialisasi pemilukada.

"Kami berharap SKPD bisa menyampaikan kepada bupati agar SKPD menganggarkan untuk pemilukada. Parpol juga mensosialisasikan pemilukada jangan diam. Kepada parpol, ormas aktif agar Kabupaten Bangka dikenang tingkat partisipasi tinggi. Jangan kalah lagi di Babel. Kita tunjukan bisa mengalahkan Belitung untuk tingkat partisipasi tertinggi. Kita sebagai daerah tertua jangan kalah dengan kabupaten pemekaran," imbau Zulkarnain.

Dia berharap, 77,75 persen target dari KPU secara nasional bisa tercapai. Diakui Zulkarnain memang berat tapi tidak ada kata menyerah agar target partisipasi masyarakat secara nasional saat pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Bangka Tahun 2017 bisa tercapai.

"Masyarakat Bangka juga berbangga jika angka partisipasi politiknya tinggi. Pada dasarnya kegiatan untuk mensosialisasikan program dan tahapan pemilukada untuk calon Bupati dan Wakil Bupati Bangka kegiatannya sudah mulai. Kami sebagai pelaksana berupaya meningkatkan partipasi pemilih ini," harap Zulkarnain.

Penulis: nurhayati
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help