BangkaPos/
Home »

Lokal

» Bangka

Dulu Jualan Kantong Asoy, Anak Tukang Becak Itu Kini Jadi Polisi Berpenghasilan Puluhan Juta Rupiah

Semasa kecil, anak tukang becak ini terpaksa banting tulang, jualan kantong asoi di bawah Jembatan

Dulu Jualan Kantong Asoy, Anak Tukang Becak Itu Kini Jadi Polisi Berpenghasilan Puluhan Juta Rupiah
Bangkapos/Fery Laskary
Bripka Yudi melihat pekerjanya bekerja ditempat usaha miliknya 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Kisah kemiskinan sempat menghantui Yudi Apriyadi.

Semasa kecil, anak tukang becak ini terpaksa banting tulang, jualan kantong asoi di bawah Jembatan Ampera Palembang Sumsel.

Tapi siapa sangka, kini dia menjadi polisi, sekaligus nyambi sebagai pengusaha sukses dan juga dosen di Universitas Terbuka (UT) di Bangka-Belitung.

Soal penghasilan, jangan ditanya, bisa puluhan juta rupiah perbulan.

Namun Yudi tetap menunduk, tak mau sombong. Jabatan Polisi Bhabinkantibmas di Desa Dalil Kecamatan Bakam Kabupaten Bangka, tetap dia jalankan sesuai perinah komandan.

"Alhamdulillah Yudi itu polisi yang aktif di bidang sosial kemasyarakatan dan juga bidang Kantibmas di desa kami, Desa Dalil," kata Kepala Desa (Kades) Dalil, Mediawan, Rabu (13/9/2017) kepada Bangka Pos Group.

Mediawan memuji kinerja anggota Bhabinkantibmas Polres Bangka yang dimaksud karena banyak membantunya dlaam hal mengatur desa keamanan desa.

"Kurang lebih Yudi sudah setahun tugas di desa kami, di Dalil. Dia aktif menjalankan tugas sebagai Bhabinkantibmas. Sepanjang saya tahu, masyarakat kami senang padanya," puji Mediawan.

Begitu juga M Zailani, Kades Puding Kecamatan Puding Besar Bangka, tempat Yudi membuka usahanya.

Halaman
1234
Penulis: ferylaskari
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help