BangkaPos/

PDAM Pangkalpinang Percepat Perbaikan DAS Guna Tambah Volume Air di Musim Kemarau

Kerusakan DAS yang berada di wilayah Tirta Pinang sebenarnya sudah terjadi paska banjir besar Pangkalpinang tahun lalu.

PDAM Pangkalpinang Percepat Perbaikan DAS Guna Tambah Volume Air di Musim Kemarau
Bangkapos/Ardhina Trisila Sakti
Pjs Direktur PDAM Tirta Pinang, Zuniar Nantjik 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ardhina Trisila Sakti

BANGKAPOS.COM, BANGKA-
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pinang Pangkalpinang berencana minggu ini akan menyelesaikan perbaikan daerah aliran sungai (DAS) yang berasal dari Bukit Mangkol guna menambah debit air waduk PDAM.

Dikatakan Pjs Direktur PDAM Tirta Pinang, Zuniar Nantjik bahwa langkah ini sebagai bentuk antisipasi stok air waduk PDAM di musim kemarau.

Kerusakan DAS yang berada di wilayah  Tirta Pinang sebenarnya sudah terjadi paska banjir besar Pangkalpinang tahun lalu.

Meski demikian perbaikan DAS baru akan direalisasikan bulan ini. Zuniar Nantjik menjelaskan DAS yang rusak sementara akan dipasang penalang air agar air dari Bukit Mangkol mengalir ke waduk PDAM.

“Sebenarnya ini masih musim tahun basah (kemarau normal) tapi kita antisipasi saja musim kemarau ini. Setiap hari kita memproduksi 130 liter air per detik kepada 3.800 pelanggan dengan pemakaian jam puncak jam 15.00-21.00 WIB. Sampai saat ini belum ada keluhan dari pelanggan,”terangnya.

Zuniar menjelaskan kualitas air baku saat ini tak begitu bagus, dari 1 liter air yang bisa difungsikan hanya 1/3 sementara 2/3 air merupakan lumpur.

PDAM pun memiliki tugas tak hanya mengalirkan air namun memproduksi air dengan tekonologi agar layak guna.

Sedangkan volume air kini diakui Zuniar berkurang sejak tiga minggu lalu, sayangnya ia tak dapat memaparkan kuantitas air yang berkurang karena alasan tak ada pengukur di waduk.

Adanya penalang air ini diharapkan agar kuantitas air di waduk tetap terjaga saat sebagian air lainnya melalui proses produksi.(*)

Penulis: Dhina Sakti
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help