BangkaPos/

Pemurnian Tin Slag Timah Ilegal Digrebek Polisi

Aktifitas pemurnian tin slag menjadi balok timah ilegal di kawasan Temberan Kota Pangkalpinang yang dilakukan oleh Dv (35) digrebek

Pemurnian Tin Slag Timah Ilegal Digrebek Polisi
IST
Anggota Tipidter Dit Krimsus Polda Kepulauan Bangka Belitung menggrebek gudang milik DV yang dijadikan tempat pemurnian tin slag menjadi balok timah dikawasan Temberan Kota Pangkalpinang Senin (11/9/2017) lalu. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Deddy Marjaya

BANGKAPOS.COM--Aktifitas pemurnian tin slag menjadi balok timah ilegal di kawasan Temberan Kota Pangkalpinang yang dilakukan oleh Dv (35) digrebek oleh Anggota Subdit Tipidter Dit Krimsus Polda Kepulauan Bangka Belitung.

Dv melakukan pemurnian ulang tin slag menjadi timah balok ilegal

Dalam penggrebekan yang dipimpin Kasubdit Tipidter AKBP Wayan tersebut bersama tersangka Dv diamankan balok timah sebanyak 141 batang dengan total berat 3.087 Kg serta 48 karung timah slag (sisa pemurnian) seberat 1.531 kg.
Selain itu juga diamankan sejumlah alat pendukung peleuran timah dari pasir kebalok.
"Aktifitas peleburan atau pemurnian timah digrebek oleh anggota Tipidter hari senin tanggal 11 September kemarin," kata Kabid Humas AKBP Abdul Mun'im

Berawal dari informasi dari masyarakat bahwa ada balok timah yang beredar di Pulau Jawa asal Bangka didalami oleh Subdit Tipidter Polda Kepulauan Bangka Belitung.
Setelah memastikan bahwa balok timah tersebut berasal dari kawasan Temberan Kota Pangkalpinang kemudian polisi melakukan penggrebekan.
Saat digrebek digudang milik Dv terlihat tumpukan balok timah yang dimurnikan dari tin slag.
Selain itu juga terlihat tin slag yang belum dimurnikan.
Bekas-bekas pemurnian diatas tunggu buatan sendiri dengan peralatannya.
Dv hanya pasrah saat polisi mendatangi gudanya karena tidak memiliki perizinana apapun.
Polisi kemudian menyita barang bukti seperti timbangan ukuran 500 kg, blower besar, pipa blower, kipas angin 8 cetakan balok, serta peralatan untuk melebur tin slah menjadi balok timah lainnya.
Selain itu sebanyak 141 batang balok timah yang telah dicetak seberat 3.087 kg dan 48 karung berisi tin slag seberat 1.531 kg ikut diamankan.
Saat ini polisi masih mendalami asal tin slag yang dimurnikan oleh tersangak Dv.
Ada kemungkinan telah dijualnya timah balok hasil produksi Dv ke luar Bangka.
Tersangka dijerat dengan Pasal 158 atau Pasal 161 UU RI Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara
Serta Pasal 36 PP No. 23 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara.
"Kegiatan ini menjadi peluang untuk balok tersebut diseberangkan atau diselndupkna ke luar Bangka Belitung," kata AkBP Abdul Munim.

Penulis: deddy_marjaya
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help