BangkaPos/
Home »

Lokal

» Bangka

Dusun Air Tungket Kembali Masuk Desa Cit, Bupati Bangka Tunda Satu Tahun Perbup 42

Bupati Bangka H Tarmizi Saat menyatakan menunda selama satu tahun Peraturan Bupati Bangka Nomor 42 Tahun 2016

Dusun Air Tungket Kembali Masuk Desa Cit, Bupati Bangka Tunda Satu Tahun Perbup 42
bangkapos.com/dok
Bupati Bangka H Tarmizi Saat menyerahkan empat raperda menjadi perda kepada pimpinan DPRD Kabupaten Bangka, Senin (11/9/2017) di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Bangka. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bupati Bangka H Tarmizi Saat menyatakan menunda selama satu tahun Peraturan Bupati Bangka Nomor 42 Tahun 2016 tentang batas Desa antara Desa Mapur dengan Desa Cit dimana Dusun Air Tungket masuk ke dalam wilayah Desa Mapur.

"Peraturan Bupati tentang Dusun Air Tungket masuk ke Mapur saya tunda satu tahun. Jadi pilkades Cit tetap Air Tungket masuk ke Desa Cit dulu," ungkap Tarmizi saat penanaman padi sawah, Rabu (13/9/2017) di Desa Banyu Asin Kecamatan Riausilip.

Pernyataan ini juga disampaikannya saat rapat paripurna di DPRD Kabupaten Bangka, Senin (11/9/2017) saat pengesahan empat raperda di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Bangka.

Sebelumnya ia sudah meminta tim yang dipimpin oleh Sekda Bangka H Fery Insani untuk mengaji kembali terkait dengan Peraturan Bupati Bangka Nomor 42 Tahun 2016 tersebut.

Diakui Tarmizi telaah dari staf berbeda dengan keputusannya ini.

"Saya sudah putuskan biarpun telaah dari staf beda dengan pendapat saya. Desa baru akan kita susun oleh sebab itu peraturan bupati tentang Dusun Air Tungket bergabung dengan Mapur saya tunda satu tahun. Saya minta asisten tiga hari ini buat suratnya. Nanti pilkades tetap masuk Desa Cit itu keputusan saya. Karena menunggu telaah dari bawah tidak selesai-selesai jadi saya putuskan ditunda satu tahun," tegas Tarmizi.

Menurut Tarmizi sambil disiapkan dibentuk desa baru yakni Dusun Air Tungket, Air Trenggiling dan Simpang Mapur. Dikatakannya Kades Mapur dan Kedes Cit sudah setuju. Nanti untuk nama desa bisa dirembuk bersama dengan tokoh masyarakat setempat. "Daripada bekelai (berkelahi-red). Jadi itu buat desa baru," kata Tarmizi.

Dia mengakui banyaknya sms yang masuk terkait dengan polemik antara Desa Cit dan Desa Mapur mengenai wilayah Dusun Air Tungket. Tarmizi berharap keputusan ini bisa menyelesaikan dan mengakhiri polemik mengenai batas kedua desa tersebut.

Penulis: nurhayati
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help