BangkaPos/

Karir Baru Terancam, PSK Bergelar Sarjana Psikologi Curhat Soal Pendapatannya yang Turun

Ibu yang saat itu berusia 49 tahun memutuskan untuk beralih karir. Ia menjadi pekerja seks dan ia sangat menyukainya. Tapi kini, Charley takut ka...

Karir Baru Terancam, PSK Bergelar Sarjana Psikologi Curhat Soal Pendapatannya yang Turun
Gadis 16 Tahun Ini Terpaksa jadi PSK karena Takut Dibunuh dengan Cara Disemen 

BANGKAPOS.COM -- “CHARLEY” bergelar sarjana psikologi dan bekerja sebagai pekerja sosial di Queensland, Australia, hingga dua tahun lalu.

Ibu yang saat itu berusia 49 tahun memutuskan untuk beralih karir. Ia menjadi pekerja seks dan ia sangat menyukainya.

Baca: Banyak Menduga Pound Sterling Mata Uang Tertinggi, Ternyata Hanya No 5 Dunia, No 1 Tak Disangka

Baca: Nyiumnya Pas Area Situ, Ciuman Listrik Hamish Bikin Raisa Kegelian

Tapi kini, Charley takut karir barunya terancam. Bukan karena munculnya aplikasi kencan seperti “Tinder” yang membuatnya khawatir.

Ia mengatakan, lonjakan industri panti pijat gelap atau ilegal menyebabkan kemunduran besar dalam kunjungan ke rumah bordil (pelacuran) dan pendapatannya telah berkurang setengah.

"Saya sebelumnya bekerja sebagai manajer kasus yang bekerja dengan anak-anak yang menggunakan narkoba dan alkohol," kata Charley.

Baca: Ngeri! Satpam Syok Diadang Sosok ini Saat Pulang Tengah Malam, Kepalanya Manusia Tapi Badannya

"Tapi saya terdepak dari industri ini. Saya masih perlu mempertahankan penghasilan, yang membawa saya ke pekerjaan di bidang seks.”

"Ini bukan sesuatu yang ingin saya lakukan – tapi saya menginginkan sesuatu yang bebas stres dan saya menginginkan jam kerja yang baik, jadi saya bisa hadir untuk keluarga saya."

Halaman
1234
Editor: asmadi
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help