BangkaPos/

Peringati Hut Kota Pangkalpinang, BPBD Bersih Sungai dan Muara Selama Seminggu

Kegiatan ini, sendiri akan diikuti kurang lebih sekitar 500 personil terdiri dari anggota SRC, perwakilan TNI, Polres, Ormas, Tagana

Peringati Hut Kota Pangkalpinang, BPBD Bersih Sungai dan Muara Selama Seminggu
Bangkapos.com/Riki Pratama
Kepala Dinsosnaker Kota Pangkalpinang, Mikron Antariksa. 

Laporan wartawan Bangka Pos, Zulkodri

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Peringati Hut Kota Pangkalpinang ke 260. Badan Penangulangan Bencana Daerah Kota Pangkalpinang akan meluncurkan program BPBD "Bersuara" Bersih Sungai dan Muara.

Kepala BPBD Kota Pangkalpinang, Mikron Antariksa kepada bangkapos.com, Kamis (14/09/2017) mengatakan kegiatan BPBD bersuara ini, akan dilaksanakan selama satu pekan dimulai dari 17-23 September mendatang.

Kegiatan ini, sendiri akan diikuti kurang lebih sekitar 500 personil terdiri dari anggota SRC, perwakilan TNI, Polres, Ormas, Tagana dan masyarakat.

" Kegiatan BPBD bersuara ini, merupakan salah satu mitigasi bencana banjir yang terjadi di Pangkalpinang. Rencana kegiatan ini kita fokuskan di Kolong Retensi dan sepanjang Sungai Rangkui sampai Jembatan Jl. Trem ( Pasar Burung)," ujarnya.

Adapun bentuk kegiatannya, lanjut Mikron ada dua yakni fisik dan non fisik. Kegiatan fisik berupa pembersihan kolong dan drainase di sepandan sungai serta penanaman pohon serta penebaran bibit ikan air tawar.

" Untuk non fisik kita akan melakukan sosialisasi mengenai pencegahan dan penanggulangan bencana serta lingkungan hidup. Nanti saat kegiatan kita akan dirikan posko, anggota kita akan menginap stay di posko tersebut, sehingga kehadiran dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ungkap Milron.

Program ini, lanjut Mikron akan menjadi agenda rutin dari BPBD, mengigat beberapa bulan kedepan kita akan memasuki misim penghujan. Sehingga harus segera diambil langkah antisipasi.

" Kegiatan ini, sendiri dananya secara swadaya dan bantuan dari berbagai pihak yang ikut mendukung serta mau berpartisipasi dan peduli terhadap lingkungan," ucap Mikron.

Dengan jumlah personil mencapai 120 orang anggota Satuan Reaksi Cepat BPBD, diakui Mikron menjadi bisa menjadi potensi dan tantangan.

" Selama ini, hanya menjadi petugas yang menunggu bencana. Bila tidak difungsikan, akan menjadi beban bagi Pemkot. Namun apabila dimanfaatkan maka potensinya akan maksimal. Program ini, salah satu cara kita meningkatkan peran dari anggota SRC dan bukti nyata kita dalam melakukan mitigasi bencana," ucapnya.

Agar program ini, dapat berjalan lancar, dikatakan Mikron pihaknya akan mengelar gladi resik yang rencananya akan dilaksanakan, Jumat (15/09/2017) di halaman kantor Walikota Pangkalpinang, sekitar pukul 07.30 WIB.(*)

Penulis: zulkodri
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help