BangkaPos/

Sejak 2013 PCC Tak Ditemukan lagi di Apotek dan Toko Obat di Babel

Kepala BPOM Pangkalpinang,Rossy Hertati memastikan obat jenis PCC tidak beredar di Apotek dan Toko Obat legal di Bangka Belitung

Sejak 2013 PCC Tak Ditemukan lagi di Apotek dan Toko Obat di Babel
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Pangkalpinang, Rossy Hertati. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Pangkalpinang, Rossy Hertati memastikan obat jenis PCC (Paracetamol
Caffein Carisoprodol) tidak beredar di Apotek dan Toko Obat legal di Bangka Belitung.

Ia menjelaskan, sejak dicabutnya izin peredaran jenis obat itu tahun 2013 silam, setiap sidak di sarana itu pihaknya sudah tidak menemukan lagi penjualan PCC.

"Obat jenis PCC itu sudah dicabut izinnya tahun 2013, dari hasil pengawasan BPOM selama ini di sarana legal seperti Apotek dan Toko Obat tidak ditemukan," kata Rossy ditemui Bangka Pos, Jum'at (15/9/2017).

Baca: UBB Prakarsai Berdirinya Ikatan Mahasiswa Peduli Halal

Kendati demikian, tidak menutup kemungkinan obat ini masih beredar di Babel melalui jalur ilegal.

"Sudah tidak ditemukan di sarana legal, tapi kami sudah menggalang kerjasama dan stake holder terkait untuk mengantisipasi peredaran obat tidak dengan izin edar seperti dinkes, polda, polres, dan BNN sebagai bentuk antisipasi," katanya.

Penulis: krisyanidayati
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help