BangkaPos/

Hut Kota Pangkalpinang ke 260, Irwansyah Resmikan Auditorium Masjid Jami

Kalau diceritakan, pembangunan Auditorium ini, cukup panjang. Tetapi ini, mungkin sudah di tercatat di lauhul Mahfuzh sejak puluhan

Hut Kota Pangkalpinang ke 260, Irwansyah Resmikan Auditorium Masjid Jami
Bangkapos/Zulkodri
Walikota Pangkalpinang, M Irwansyah saat menanda tangani Batu prasasti peresmian auditorium Masjid Jami Kota Pangkalpinang, Minggu (17/09/2017) 

Laporan wartawan Bangka Pos, Zulkodri

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Peringatan Hut Kota Pangkalpinang ke 260, menjadi kado terindah bagi jamaah maupun masyarakat di sekitar Masjid Jami Kota Pangkalpinang.

Kado terindah tersebut, berupa peresmian auditorium dua lantai yang diresmikan langsung oleh Walikota Pangkalpinang M Irwansyah, Minggu (17/09/2017) tepat di hari Jadi Kota Pangkalpinang.

Peresmian auditorium tersebut, ditandai dengan penandatanganan batu prasasti Oleh Walikota Pangkalpinang, M Irwansyah dan penguntingan pita oleh Ketua DPRD Kota Pangkalpinang, Achmad Subari di dampingi pengurus masjid dan Ketua Yayasan Masjid Jami.

Dalam sambutannya, Walikota Pangkalpinang, M Irwansyah mengatakan pembangunan auditorium Masjid Jami meneruskan cita-cita dari Almarhum Eko Maulana Ali sepuluh tahun lalu.

" Kalau diceritakan, pembangunan Auditorium ini, cukup panjang. Tetapi ini, mungkin sudah di tercatat di lauhul Mahfuzh sejak puluhan tahun mungkin ribuan tahun lalu. Pembangunan ini, meneruskan cita-cita pak Eko (Mantan Gubernur) yang kebetulan juga masih sepupu ayah saya Sopian Rebuin. Singkat cerita kalau tidak salah. Hari Jumat habis jumatan kita makan saya ketemu dengan teman SMP saya Manca yang menceritakan dulu almarhum pak Eko bercita-cita membangun Auditorium bahkan gambarnya sudah ada. Akhirnya dibangunlah seperti hari ini," ungkap Irwansyah.

Dikatakan Irwansyah pembangunan Auditorium ini, juga tidak akan terlaksana tanpa dukungan dari anggota DPRD, yang menyetujui untuk dianggarkan.

" Bagi saya, anggota DPRD Kota Pangkalpinang saat ini, adalah yang terbaik. Sebab tanpa direstui dan izin DPRD tidak akan terjadi. Walaupun sebagian kecil ada yang tidak setuju, namun setelah melalui diskusi danbperdebatan akhirnya mendapat persetujuan. Begitu juga pembangunan Green Hospital secara multi years tanpa dukungan dan persetujuan dewan mungkin tidak terjadi," ucap Irwansyah.

Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di Pangkalpinang ini, juga berpesan agar dapat merawat dan menjaga serta memanfaatkan keberadaan Auditorium untuk kemaslahatan masyarakat banyak.

Ketua Yayasan Masjid Jami, Marwan Muchtar mengucapkan terimakasih atas kepedulian dan perhatian pemerintah Kota Pangkalpinang, khususnya Walikota yang mau meneruskan cita-cita dari Almarhum Eko Maulana Ali.

" Kita sangat berterimakasih, dan akan menjaga amanah ini, dengan baik. Habya saja untuk operasionalnya biar lancar, kalau bisa Pemkot juga membantu untuk penyedian kursi. Sebab ruangan yang dapat dimanfaatkan sebagai gedung represi pernikahan belum ada kursi," ucap Marwan.

Hal senada dikatakan oleh pengurus Masjid Jami, M Nursidi yang mengatakan untuk lima ruangan untujbTPA dan enam ruang wirausaha juga belum dilengkapi oleh meja dan kursi.

" Sebelumnya, saat pembangunan masih banyak hewan yang masuk ke perkarangan auditorium. Kemudian kita membangun pagar dari dana masjid sekitar Rp 163 juta. Alhamdulilah sekarang sudah tidak ada lagi. Kedepan kita berharap juga dapat bantuan untuk kursi agar operasional TPA dan wirausaha dapat maksimal. Terlepas dari itu semua kita sangat bersyukur dan berterimakasih atas bantuan dari Pemerintah Kota Pangkalpinang khususnya pak walikota," ucapnya.

Daya tampung auditorium Masjid Jamik ibi, kurang lebih bisa menampung sekitar 1000 orang. Dimana pengunaannya digunakan untuk berbagai kegiatan sosial, pendidikan dan lain sebagainya.

" Gedung serbaguna ini, bisa untuk pernikahan, pertemuan, dan Tempat Pembelajaran Agama (TPA),” ucapnya.(*)

Penulis: zulkodri
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help