BangkaPos/

Tertarik Bagaimana Cara Meraup Uang di Instagram?

Makin banyak yang menggunakan Instagram sebagai etalase untuk menjual barang dan jasa yang mendatangkan banyak uang. Apa kunci suksesnya?

Tertarik Bagaimana Cara Meraup Uang di Instagram?
SULKY DOLL
Dengan jumlah pengguna 700 juta, Instagram adalah etalase toko yang berpotensi luar biasa, kata Donna McCulloch. 

Pesan yang konsisten

YOGA
Cat Meffan mengaku kaget tapi juga senang dengan kekuatan besar Instagram untuk memasarkan produk dan layanan. CAT MEFFAN

Keduanya juga secara berkala menggunakan fitur Stories untuk mengunggah video, yang mereka gambarkan sebagai antitesis dari foto-foto mewah yang banyak dipamerkan para pengguna.

Baik Meffan maupun McCulloch sama-sama bermain dengan tema yang sangat spesifik, yaitu yoga dan fashion.

Konsistensi tema ini sangat penting untuk menaikkan jumlah pengikut, kata fotografer Danny Coy yang memiliki 173.000 pengikut. Dari fotografer lepas, Coy sekarang menyebut dirinya sebagai konsultan Instagram.

Perusahaannya memasang tarif Rp5,3 juta per bulan bagi klien yang ingin menambah pengikut sekitar 2.000 per empat pekan. Salah satu kiat untuk menaikkan pengikut adalah dengan mengunggah foto secara teratur dan memastikan foto-foto yang diunggah tidak membosankan,

"Anda tidak harus memasang foto baru setiap hari ... yang tak kalah penting adalah foto harus sesuai dengan tema besar yang Anda jual," kata Coy.

Jadi, mau tidak mau memang harus konsisten, kata Jen Ronan, kepala bagian usaha kecil Instagram untuk kawasan Eropa, Timur Tengah dan Afrika.

"Jika setiap kali foto yang diunggah punya tema yang berbeda, orang akan bingung. Orang akan bertanya, pesan apa yang sebenarnya tengah kita kirimkan ke audiens?" kata Ronan.

"Pastikan Anda memahami siapa audiens Anda, apa yang mereka inginkan, dan pastikan tema yang Anda usung konsisten dari waktu ke waktu," katanya.

Bagi Danny Coy, kebanyakan kliennya adalah perusahaan yang ingin punya banyak pengikut agar keberadaan mereka di Instagram makin kuat.

Halaman
123
Editor: khamelia
Sumber: BBC Indonesia
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help