BangkaPos/

Tiga Kali Koma, Usai Disuntik Mata Rehan Membesar, Berair dan Kulitnya Melepuh

Sebenarnya dia (Rehan-red) tidak mau karena takut sama suntik. Akhirnya disuntik, pulangnya memang turun panasnya, tapi itulah

Tiga Kali Koma, Usai Disuntik Mata Rehan Membesar, Berair dan Kulitnya Melepuh
Bangkapos/Antoni
Wakil Bupati Babar Markus didampingi plt dirut RSUD Yudi Widiansyah saat membesuk Rehan 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Anthoni Ramli

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Suryanti membeberkan, anaknya Rehan (10) mulai dirawat disini sejak lebaran Idul Fitri atau sudah sekitar 77 hari.

Selama digerogoti penyakit stevens johnshon, Rehan sempat tiga kali mengalami koma.

Menurut Suryanti awalnya, Rehan terkena demam biasa dan dibawa berobat ke salah satu dokter praktek di kota Muntok.

Baca: Rehan, Bocah Pengidap Stevens Johnson Bertahan di Genggaman sang Bunda

Memang lanjut Suryanti, Rehan punya riwayat medis penyakit tipus. Khawatir tipusnya kambuh, Suriyanti meminta dokter tersebut untuk check di laboratorium.

Ternyata setelah check lab, dokter tersebut mengatakan, Rehan terkena malaria.

" Saya bilang, ke dokter praktek itu, coba diperiksa di lab, soalnya dia ( Rehan, red ) itu pernah tipus, mungkin tipusnya kambuh, kan banyak kegiatan, ternyata setelah di ( periksa ) di lab, Rehan terkena malaria,” ujar Suriyanti.

Setelah itu, sang dokter praktek tersebut memberi obat dan berpesan jika tiga hari panas Rehan tidak turun, ia menyarankan agar Rehan dibawa kembali ke tempat prakteknya.

Tiga hari kemudian, Suriyanti kembali membawa Rehan ke dokter praktek,  oleh dokter tersebut, Rehan disarankan untuk disuntik.

" Sebenarnya dia (Rehan-red) tidak mau karena takut sama suntik. Akhirnya disuntik, pulangnya memang turun panasnya, tapi itulah, besok pagi matanya langsung membesar kayak berair gitu dan tubuhnya melepuh serta timbul bercak-bercak," kata Suriyanti kepada bangkapos.com, Jumat (15/9/2017) kemarin.(*)

Penulis: oni
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help