BangkaPos/

Wawako Ajak Masyarakat Dukung Program Bersuara Untuk Minimalisir Banjir

Dengan adanya pembersihan sungai dan muara ini. Kami minta dukungan dari masyarakat untuk menjaga dan tidak membuang sampah

Wawako Ajak Masyarakat Dukung Program Bersuara Untuk Minimalisir Banjir
Bangkapos/Zulkodri
Wakil Walikota Pangkalpinang, M Sopian ketika membuka kegiatan Bersih Sungai dan Muara (Bersuara) yang di prakasai oleh BPBD di Kolong Sungai Rangkui, Minggu (17/09/2017). 

Laporan wartawan Bangka Pos, Zulkodri

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Peringati Hut Kota Pangkalpinang, ke 260. BPBD Kota Pangkalpinang bersama sejumlah elemen dan ormas kepemudaan termasuk dengan Ikatan Karyawan Timah (IKT) mengelar kegiatan BPBD Bersih Sungai dan Muara (Bersuara).

Kegiatan gotong royong bersama ini, yang rencana dilaksanakan selama sepekan dimulai 17-23 September mendatang resmi dibuka oleh Wakil Walikota Pangkalpinang, M Sopian, Minggu (17/09/2017) sore.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Pangkalpinang, M Sopian mengatakan kegiatan bersih sungai dan muara ini, merupakan sebuah terobosan yang positif, hal itu selaras dengan tema HUT Pangkalpinang yang dicanangkan Walikota Pangkalpinang dengan tema mari kerja bersama membangun Kota Pangkalpinang Gemilang.

" Program ini, sangat bagus terutama dalam meminimalisir banjir. Selain itu akan meningkatkan semangat gotong royong dan kebersamaan antara pemerintah dengan masyarakat," ujarnya.

Ditengah memudarnya rasa kepedulian dan gotong royong di masyarakat. Maka momentum ini, dapat mengugah masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan sekitar.

" Dengan adanya pembersihan sungai dan muara ini. Kami minta dukungan dari masyarakat untuk menjaga dan tidak membuang sampah ke sungai. Upaya ini, untuk meminimalisir terjadinya banjir," ucapnya.

Mulainya program bersih sungai dan muara ini, dimulai dengan pemberian tong sampah dan penanaman pohon ketapang di tepi sungai oleh Wakil Walikota Pangkalpinang.

Kepala BPBD Kota Pangkalpinang, Mikron Antariksa mengatakan kegiatan ini, juga terjadi berkat dukungan banyak pihak mulai dari IKT, ormas kepemudaan, dan staff ahli lingkungan hidup, Elly Rebuin.

" Anggota kita akan membuat camp disini selama satu minggu. Rencana kegiatan ini kita fokuskan di Kolong Retensi dan sepanjang Sungai Rangkui sampai Jembatan Jl. Trem ( Pasar Burung).

Adapun bentuk kegiatannya ada 2 ( fisik dan non fisik), untuk kegiatan fisik yaitu, pembersihan kolong dan drainase sepadan sungai, penanaman pohon di sepadan kolong dan sungai, penebaran bibit ikan air tawar," ujarnya.(*)

Penulis: zulkodri
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help