Ibu-Ibu Serbu Pasar Murah PT Pulomas di Paritpekir

Diakui Awang, program pasar murah baru pertama kali digelar oleh PT Pulomas Sentosa. Dia berharap program serupa terus bergulir

Ibu-Ibu Serbu Pasar Murah PT Pulomas di Paritpekir
ist
Kepala Cabang PT Pulomas Sentosa, Yanto alias Acun memantau Pasar Murah di Paritpetkir Sungailiat, Selasa (19-9-2017). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Ratusan kepala keluarga (KK) serbu pasar murah di belakang TPI Paritpekir Sungailiat Bangka, Selasa (19/9/2017).

Kedatangan mereka, khususnya kalangan ibu rumah tangga (IRT) demi mendapatkan sembako harga terjangkau.

Pasar murah diselenggarakan oleh PT Pulomas Sentosa. Perusahaan ini membuat acara tersebut sebagai satu dari sekian program CSR yang digencarkan.

Sembako dijual separuh harga, atau Rp 50 ribu perpaket, khusus kepada warga lingkungan setempat.

"Pasar murah ini dilaksanakan oleh PT Pulomas. Kegiatannya digelar di kawasan pelabuhan (Paritpekir). Jumlah paketnya sebanyak 200 paket. Satu paket berisi beras 5 kg, 2 liter minyak goreng dan 1 kg gula pasir , harga Rp 50 ribu perpaket," kata Kaling Paritpekir, Darwanto alias Awang kepada Bangka Pos Group, Selasa (19/9/2017).

Diakui Awang, program pasar murah baru pertama kali digelar oleh PT Pulomas Sentosa. Dia berharap program serupa terus bergulir, dalam jumlah paket lebih banyak.

"Mudah-mudahan pasar murah ini membantu warga pesisir kurang mampu. Kedepan diharapkan jumlah paket diperbanyak agar lebih banyak pula warga pesisir kurang mampu yang menerimannya," kata Awang.,

Kepala Cabang (Kacab) PT Pulomas Sentosa, Yanto alias Acun kepada Bangka Pos Group, Selasa (19/9/2017) mengatakan, pasar murah rencananya akan diselenggarakan berulang-ulang di lingkungan yang berbeda.

"Hari ini, pasar murah kami laksanakan di belakang tempat pelelangan ikan (TPI) Paritpekir Sungailiat, berikutnya di lingkungan lain," katanya.

Sembako yang dijual, dalam bentuk kemasan atau paket berisi beras, minyak goreng dan gula.

Sembako ini diangkut menggunakan mobil pickup dan diserahkan kepada para konsumen yang datang.

"Perpaket isinya 5 kg beras, 2 liter minyak goreng dan 1 kg gula. Kalau di pasaran harga perpaket Rp 100 ribu, tapi di pasar murah ini kita hanya jual Rp 50 ribu," katanya.

Acun menyebutkan, pola pasar murah melibatkan Kepala Lingkungan (Kaling). Kaling yang mengatur konsumen, melalui kartu voucer khusus sebagai tanda pembeli.

"Sistemnya konsumen harus bawa kartu voucer. Sebelumnya kartu voucer sudah kita serahkan ke Pak Kaling, kemudian Kaling yang distribusikan ke RT-RT. Ini salah satu bentuk CSR kita," kata Acun.(*)

Penulis: ferylaskari
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved