BangkaPos/

Pemkab Bateng Sering Kosong, Tokoh Masyarakat Jelaskan Pentingnya Posisi Wakil

Hingga saat ini posisi Wakil Bupati Bangka Tengah (Bateng) masih kosong setelah ditinggalkan Ibnu Saleh yang menjabat posisi bupati.

Pemkab Bateng Sering Kosong, Tokoh Masyarakat Jelaskan Pentingnya Posisi Wakil
bangkapos.com / evan saputra
Herman Effendi 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Evan Saputra

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Hingga saat ini posisi Wakil Bupati Bangka Tengah (Bateng) masih kosong setelah ditinggalkan Ibnu Saleh yang menjabat posisi bupati.

Setelah menjabat posisi Bupati Bateng, kegiatan memenuhi agenda Ibnu di Bateng. Hal ini membuat kantor bupati sering ditinggalkan pejabat.

Tokoh masyarakat Koba, H Herman Effendi mengatakan seringnya tidak ada pejabat yang standby di kantor dikarenakan masih kosongnnya posisi wakil bupati.

"Harus ada koordinasi bupati sekda di internal kepemerintahan dan harus ada yang standby, jangan sampai semuannya kosong, karena masyarakat ingin berurusan, ini bupati pergi, Sekda juga pergi, kantor jadi kosong," jelasnya.

Herman mengatakan hal ini lah yang membedakan posisi wakil di pemerintahan. Pasalnya, dengan lengkapnya posisi jabatan, ada yang dapat standby di kantor untuk antisipasi ada masyarakat yang ingin bertemu.

"Harusnya begitu, cepat dan pemerintahan lancar, diharapkan jangan sampai ada kekosongan pemerintahan yang dipandang masyarakat, sesegera mungkin lah dipilih dilantik wakil bupati itu, setelah prosedur yang dilalui selesai, pemikiran mayarakat berbeda. Disinilah pentingnya posisi wakil, kalau tidak ada wakil akan terus seperti ini," ungkapnya.

Penulis: Evan
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help