Peringati Hut Kota, Kecamatan Gabek Gelar Doa Lintas Agama, Tausyiah dan Nganggung Bersama

Kegiatan ini, bentuk partisipasi kita memperingati Hut Kota Pangkalpinang. Sebelumnya kegiatan seperti nganggung di gelar

Peringati Hut Kota, Kecamatan Gabek Gelar Doa Lintas Agama, Tausyiah dan Nganggung Bersama
Bangkapos/Zulkodri
Suasana Doa Bersama, Tausyiah dan nganggung bersama di Kantor Kecamatan Gabek dalam rangka memperinganti Hut Kota Pangkalpinang ke 260, Selasa (19/09/2017). 

Laporan wartawan Bangka Pos, Zulkodri

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Dalam rangka memperingati Hut Kota Pangkalpinang ke 260.
Kecamatan Gabek mengelar doa bersama lintas agama, tausyiah dan nganggung bersama yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Gabek, Selasa (19/09/2017).

Camat Gabek, Haris Munandar yang baru saja terpilih menjadi, salah satu dari tiga camat terbaik 2017 Kota Pangkalpinang mengatakan kegiatan doa bersama lintas agama, tausyiah serta nganggung merupakan bentuk syukur akan hari jadi Kota Pangkalpinang ke 260.

" Kegiatan ini, bentuk partisipasi kita memperingati Hut Kota Pangkalpinang. Sebelumnya kegiatan seperti nganggung di gelar di Alun-alun Taman Merdeka (ATM). Kita dari Kecamatan Gabek, selalu ikut. Tahun ini, digelar di masing-masing Kecamatan, hari ini di Gabek yang dirasa memang lebih efektif karena warga menghadirinya dekat dari rumah," ucapnya.

Selain bentuk rasa syukur, umur Kota Pangkalpinang yang ke 260, lanjut Camat muda dan berdedikasi tinggi ini, dirinya menyampaikan rasa bangga, lantaran Kecamatan Gabek ada TKSK yakni Darmayanti yang biasa disapa Yuk Acit mendapat penghargaan Pin Pinang Emas.

" Siapa yang mau seperti Yuk Acit, kalau mau, maka mari kita berbuat dan berpikir apa yang bisa kita perbuat untuk Pangkalpinang, khususnya di Kecamatan Gabek. Agar di Gabek ini, masyarakatnya sejahtera, dan segala urusan dipermudah. Kita juga terus menjaga silaturahmi antara sesama," ucapnya seraya mengucapkan terimakasih kepada tokoh agama, alim ulama yang hadir maupun tokoh keagamaan lain, seperti Khonghuchu, Protestan, Katolik, Hindu, Budha yang menyempatkan diri hadir.

Pantauan bangkapos.com, Selasa (19/09/2017) sore tidak kurang dari ratusan warga memadati halaman perkantoran Kecamatan Gabek.

Pada kegiatan tersebut, juga digelar tausyiah yang dibawakan oleh Ustadz Dede Purnama yang membawa materi ceramahnya mengenai rasa syukur.

" Syukur itu, seperti Matahari. Dikatakan syukur itu, dimulai dari Hati, sehingga apa yang dimulai dari hati di tunjukkan dengan perubahan sikap, dengan tekad menjadikan Pangkalpinang lebih baik dari sebelumnya," ucapnya.

Seperti yang dikatakan manusia termulia di dunia, baginda Rasulullah Muhammad SAW, lanjut ada beberapa pesan beliau yang menjadi pelajaran buat umatnya.

" Ingat masa mudamu sebelum masa tua, ingat saat lapangmu sebelum sempit. Artinya kita harus selalu berusaha tidak menyia-yiakan waktu agar bermanfaat. Jadi bentuk rasa syukur kita, mari berpikir apa yang bisa kita perbuat untuk Pangkalpinang bukan apa yang diberikan Pangkalpinang untuk kita. Semoga segara urusan dipermudah dan pemimpin kita bisa menjalankan amanah dengan baik," ucapnya.

Acara diakhir dengan shalawatan serta nganggung bersama.(*)

Penulis: zulkodri
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved