BangkaPos/

Bank Sumsel Babel Raih The Best ARA Tiga Kali Berturut-turut

Bank Sumsel Babel kembali meraih penghargaan Annual Report Award untuk BUMD Non listed. Penghargaan ini merupakan yang ke -3 kalinya

Bank Sumsel Babel Raih The Best ARA Tiga Kali Berturut-turut
Bank sumselbabel 

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Setelah melaksanakan transformasi ditahun 2014 GCG dengan melakukan pembenahan bisnis proses, budaya perusahaan dan sumber daya manusia, Bank Sumsel Babel kembali meraih penghargaan Annual Report Award untuk BUMD Non listed,

penghargaan ini merupakan yang ke -3 kalinya secara berturut turut.

Bank kebanggaan milik masyarakat sumsel dan babel ini menorehkan prestasi yang baik. Penghargaan Annual report 2016 ke 16 award ini dilaksanakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 19 September 2017.

Award ini diselenggarakan bertujuan mendorong perusahaan untuk menerapkan prinsip good corporate governance (GCG) melalui keterbukaan informasi dan praktik GCG.

Hoesen, Kepala Eksekutif Pengawasan Pasar Modal OJK sekaligus Ketua Panitia ARA 2016 memaparkan peserta ARA 2016 berjumlah 314 perusahaan yang terdiri dari 299 perusahaan dan 15 Dana Pensiun.

Penganugerahan ARA 2016 dihadiri oleh Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, Ketua DK OJK Wimboh Santoso, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Tito Sulistyo dan sejumlah tokoh lainnya.

"Kebanggaan management dan pegawai BSB, terima kasih kepada pegawai yang terus konsisten melaksanakan GCG, terus berbenah untuk menjadi perusahaan yangg lebih baik " kata Dirut BSB, M Adil.

ARA 2016 terselenggara atas kerjasama tujuh instansi, yakni OJK, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Bank Indonesia, Direktorat Jenderal Pajak, Komite Nasional Kebijakan Governance, BEI, dan Ikatan Akuntan Indonesia.

Penilaian ARA 2016 terdiri dari delapan kriteria kualitas informasi dalam laporan tahunan, khususnya menyangkut aspek transparansi dan GCG.

Bobot masing-masing yakni umum 2%, Ikhtisar data keuangan penting 5%, Laporan dewan komisaris dan direksi 3%, profil perusahaan 8%, analisa dan pembahasan manajemen atas kinerja 22%.

Penilaian GCG 35%, informasi keuangan 20%, dan lainnya 5%. Penilaian dilakukan oleh dewan juri yang berasal dari tujuh institusi, praktisi, pengamat, dan akademisi.

Penulis: khamelia
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help