BangkaPos/

Penanganan Perkara SPPD Fiktif Dinilai Lamban LSM AMAK Demo Kejari Pangkalpinang

Kami menggelar aksi ini karena kami mendengar aspirasi dari masyarakat jika penanganan perkara kasus SPPD fiktip ini tidak jalan

Penanganan Perkara SPPD Fiktif  Dinilai Lamban LSM AMAK Demo Kejari Pangkalpinang
Bangkapos/Ryan Agusta
Koordinator aksi, Hadi Susilo (kemeja hijau garis kotak-kotak) saat memberikan keterangan di hadapan wartawan di sela-sela usai menggelar aksi demo di depan gedung Kejari Kota Pangkalpinang 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Persoalan penanganan perkara kasus dugaan korupsi surat perintah perjalanan dinas (SPPD) fiktip anggota DPRD Kota Pangkalpinang kini terus menjadi sorotan sejumlah kalangan masyarakat.

Kasus korupsi ini juga menjadi sorotan para aktifis pegiat anti korupsi.

Pasalnya pihak kejaksaan yang menangani perkara tersebut dinilai lamban dan terkesan 'tarik-ulur'.

Sehubungan dengan penanganan kasusu itu,  Rabu (20/9/2017) siang tak lebih dari 10 orang massa terlihat menggelar aksi demo di gedung Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pangkalpinang.

Aksi demo para aktifis siang itu digelar di depan halaman kantor Kejari setempat mengatasnamakan ALAMAK BABEL (Aliansi Masyarakat Anti Korupsi (ALAMAK Bangka Belitung) dikoordinir oleh Hadi Susilo.

Meski jumlah massa tak begitu banyak, namun aksi kelompok pegiat anti korupsi saat itu sempat mengundang perhatian para penggguna jalan kebetulan melintasi ruas jalan setempat.

Tak sekedar aksi orasi di depan halaman gedung kantor Kejari Kota Pangkalpinang.

Para aktifis pegiat anti korupsi saat itu pun sempat memasang sejumlah sepanduk yang berisikan seputar pernyataan sikap LSM ANAK BABEL yang dipasang di pagar gedung kantor kejaksaan setempat.

Aksi demo relatif singkat siang itu terlihat dijaga ketat oleh sejumlah aparat kepolisian, namun tak beberapa lama kemudian akhirnya siang itu para aktifis yang berdemo saat itu diminta berdialog dengan para pejabat Kejari setempat.

Halaman
12
Penulis: ryan augusta
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help