BangkaPos/

'Pierre Adikku, Pierre Kakakku. Seandainya Pierre Masih Hidup'

Seandainya Pierre masih ada .... Tapi Pierre sudah lama pergi dan namanya kini dipakai untuk nama jalan

'Pierre Adikku, Pierre Kakakku. Seandainya Pierre Masih Hidup'
2bp

BANGKAPOS.COM--Siapakah sebenarnya Kapten (Anumerta) Pierre Andreas Tendean yang menjadi satu dari 7 perwira tinggi TNI AD yang menjadi korban dalam peristiwa Gerakan 30 September (G30S)

Pierre lebih banyak dikenal oleh masyarakat Indonesia sebagai ajudan dari Jenderal Besar TNI Abdul Haris Nasution.

Padahal, masih banyak kisah menarik dari korban termuda dalam peristiwa G30S tersebut, seperti dituturkan oleh kakaknya Mitzi Farre dan adiknya Ny. Roos Jusuf Razak berikut ini.
--

Baca: Kisah Achmad Yani Kecil Ditempeleng Serdadu Belanda Sampai Jatuh Karena Bela sang Ayah

Seandainya Pierre Tendean masih hidup, tahun ini usianya genap lima puluh tahun. Namun, nasib menghendakinya lain. Ia meninggal dalam usia relatif muda.

Kakaknya, Ny. Mitzi Farre, dan adiknya, Ny. Roos Jusuf Razak (sekarang ketua Yayasan Sayap Ibu), tetap menyimpan berbagai kenangan.

Antara lain bahwa Pierre Tendean pernah menjadi pengemudi traktor.
Reuni SMA di Jakarta .... Seperti umumnya reuni, banyak sekali kenangan manis yang terungkap.

Dalam kegembiraan itu saya juga bertemu dengan teman-teman Pierre dan tiba-tiba saya merasa sedih.

Seandainya Pierre masih ada .... Tapi Pierre sudah lama pergi dan namanya kini dipakai untuk nama jalan.

Ulang tahun ibu

Halaman
1234
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help