BangkaPos/

Pengamat Apresiasi Usaha Udin Ciptakan Lapangan Kerja di Pangkalpinang

Dengan masuknya investor asing dari Jepang, dalam pengelolaan sampah akan membawa dampak yang luar biasa bagi masayarakat Pangkalpinang

Pengamat Apresiasi Usaha Udin Ciptakan Lapangan Kerja di Pangkalpinang
IST
Drs Saparudin MT PhD yang menjadi salah satu bakal calon Walikota Pangkalpinang 2018 berhasil menggaet Mr Fatosihayasira pimpinan PT Bright Internasional dari Negeri Sakura. Investor tersebut terbang dari Jepang ke Pangkalpinang, Minggu (17/9/2017).

BANGKAPOS.COM--Analis Kebijakan Publik, Bambang Arisatria menyambut baik masuknya investor asing asal Jepang dan Cina yang ingin mengelola dan mengembangkan pengelolahan sampah serta pembangunan pabrik titanium dan zircon sebagai industri baru di Pangkalpiang, Bangka Belitung.

Menurutnya, dengan masuknya investor asing dari Jepang, dalam pengelolaan sampah akan membawa dampak yang luar biasa bagi masayarakat Pangkalpinang dan daerah itu sendiri.

Di tambah dengan adanya investor Cina yang akan membangun Pabrik Titanium dan zircon.

Sebab, daerah yang dilirik sebagai daerah maju adalah daerah yang pertumbuhan industrinya semakin meningkat dan berkurangnya tingkat pengangguran di masyarakat.

“ Saya pribadi sangat mengapresiasai positif, digaetnya investor masuk ke Bangka Belitung, khususnya kota Pangkalpinang oleh Drs Saparudin (Bang Udin) merupakan hal yang tepat. Masuknya investor tentu akan membuka lapangan kerja baru. Saya kira langkah yang dilakukan Udin mendatangkan investor dan kemudian akan terbukanya kran lapangan kerja merupakan solusi untuk para pencari kerja di ibu kota provinsi kepulauan Bangka Belitung,” ungkap Bambang.

Jumlah pencari kerja di kota pangkalpinang meningkat dari tahun ke tahun. Artinya, penggangguran bisa ditekan dengan adanya lapangan kerja baru melalui investasi yang masuk lewat investor skala besar seperti yang berhasil diupayakan Udin.

“Sekali lagi, kemudahan untuk memperoleh pekerjaan akan menjadi pertimbangan masyarakat kota pangkalpinang khususnya pencari kerja untuk menentukan seperti apa sosok yang akan mereka pilih pada pilwako 2018 mendatang. Isu terciptanya lapangan kerja merupakan salah satu isu yang pontesial untuk menggerakkan pemilih dalam pilkada,” jelasnya.

Apalagi di sisi lain, Pangkalpinang memang membutuhkan pengelolaan sampah yang semakin hari volume sampah semakin meningkat.

Karena itu, pembangunan sektor industri baik pengolahan sampah yang dicanangkan investor Jepang atau pun industri pabrik titanium dan zircon yang di investasikan investor Cina harus digarap maksimal agar mampu menciptakan multiplier effect bagi semua stakeholder di perindustrian dan pemerintahan daerah khususnya Pangkalpinang sebagai ibukota Provinsi Babel. (*)

Penulis: Dody
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help