BangkaPos/

Eko Wijaya Sosialisasi Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

Anggota DPR/MPR RI, Eko Wijaya melakukan So­sialisasi Empat Pilar dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara kepada HMI Babel.

Eko Wijaya Sosialisasi Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
Istimewa
Anggota DPR/MPR RI, Eko Wijaya sekaligus Ke­tua DPD Partai Demokrat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Pengurus dan Anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Bangka Belitung. 

PANGKALPINANG, BANGKA POS - Anggota DPR/MPR RI, Eko Wijaya sekaligus Ke­tua DPD Partai Demokrat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan So­sialisasi Empat Pilar dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara kepada seluruh Pengurus dan Anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Bangka Belitung.

Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara tersebut adalah Pancasila sebagai landasan ideologi, falsafah, etika moral serta alat pemersatu bangsa; Undang-undang Dasar Negara Republik Tahun 1945 sebagai landasan konstitusional; Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai konsensus yang harus dijunjung tinggi serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai keka­yaan bangsa dan modal untuk bersatu.

Kegiatan yang mengambil tema ‘Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Negara, Ideo­logi Bangsa dan Negara’, berlangsung di Kantor HMI Babel di Jalan Hamidah Pang­kalpinang beberapa waktu lalu.
Kegiatan dihadiri Ketua HMI Babel Anja Kusuma Atmaja beserta seluruh Pe­ngurus HMI Bangka Belitung.

Eko Wijaya menyampaikan bahwasanya, mungkin soal hafalan isi Pancasila semua pasti hafal di luar kepala, tetapi soal pemahaman dan pengamalan itu perlu terus diingatkan, menyampaikan bahwa Sosialisasi Empat Pilar ini bertujuan agar masyarakat bisa me­ngetahui fungsi dan peran dari MPR RI. Yang mana sosialisasi ini merupakan kegiatan rutin MPR RI yang telah diputuskan sejak tahun 2009 demi kemajuan daerah.

Pemberian pemahaman tentang kehidupan berbangsa dan bernegara ini sangat penting dalam kehidupan yang tujuannya memperkuat nilai nilai dan sendi dalam Pancasila. Dimana, warga negara Indonesia yang berada di luar negeri saat ini tidak lagi mengenal apa itu Pancasila dan bagaimana kondisi negara kita saat ini.

“Ini yang sangat kita sa­yangkan. Dan karena dirasa sudah mulai luntur, kita berharap dengan sosialisasi ini, dapat meningkatkan pemahaman akan kesatuan berbangsa, dan UUD 45 yang sebagai Konstitusi Negara serta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika,” kata Eko Wijaya.

Terkait dengan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap konstitusi, maka memasyarakatkan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, adalah salah satu tugas penting yang diamanatkan kepada Majelis, disam­ping tugas untuk mengubah dan menetapkan Undang-undang Dasar.

Pimpinan Majelis berdasarkan ketentuan Pasal 15 Ayat (1) huruf (e) Undang-undang Nomor 27 Tahun 2009 ditugasi untuk mengoordinasikan Anggota MPR dalam memasyarakatkan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 kepada segenap komponen bangsa Indonesia.

Selain itu, Pasal 12 huruf (c) Keputusan MPR RI Nomor 1 Tahun 2010 tentang Peraturan Tata Tertib MPR RI menyatakan bahwa Anggota MPR mempunyai kewajiban memasyarakatkan Pancasila dan UUD 1945. Dan Pasal 12 huruf (d) Keputusan MPR RI Nomor 1 Tahun 2010 tentang Peraturan Tata Tertib MPR RI menyatakan bahwa Anggota MPR mempunyai kewajiban memperkukuh dan memelihara kerukunan nasional serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika.

“Oleh karena itu, maka pada kesempataan yang berbahagia ini, saya mengajak kepada adik-adik HMI, saudara-saudara sekalian untuk bersama-sama lebih mengenali dan memahami landasan ideologi, konstitusi, komitmen kebangsaan serta semangat kesatuan dalam perbedaan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia yang terangkum dalam Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara,” jelas Eko Wijaya.

Pimpinan MPR memiliki harapan yang besar untuk dapat terus memasyarakatkan Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara secara masif dan dinamis sehingga dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat dan segenap komponen bangsa.

“Tentu dengan agenda dilakukan ini dapat memberikan solusi dan jalan keluar untuk pemba­ngunan serta kesejahteraan ekonomi. Sehingga bisa terlaksana beberapa program ini terkhusus di HMI Bangka Belitung ini. Tentu kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada ketua serta panitia bisa memfasilitasi sampai terlaksananya acara ini,” tambahnya. (adv/may)

Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help