BangkaPos/

Kejuaraan Dunia MXGP 2018 Jadi Rebutan, Gubernur Siapkan Rp 10 M

Bangka Belitung ingin Motocross Grand Prix World Championship (MXGP) 2018 tetap digelar di bumi Serumpun Sebalai.

Kejuaraan Dunia MXGP 2018 Jadi Rebutan, Gubernur Siapkan Rp 10 M
Bangka Pos/Resha Juhari
AJANG balap MXGP 2017 di Pangkalpinang 

Alex mengatakan Pemprov Sumsel berencana membangun Sirkuit Motorcross di atas lahan milik Pemprov seluas 7 hektare yang berlokasi di kawasan Jakabaring Sport City, Palembang. Kawasan Jakabaring dipilih karena lahan sudah tersedia dan memiliki area parkir yang cukup luas.

Selain menyiapkan MXGP, Sumatera Selatan juga terus bergerak mencari investor untuk menyelenggarakan ajang balap motor paling bergengsi MotoGP di Palembang pada 2018, setelah Asian Games.

Menurutnya, sejumlah investor sudah menyatakan ketertarikan untuk menanamkan modal pada bisnis ajang olahraga tersebut, namun ada juga beberapa yang menarik diri.

"Sumsel sedang fight supaya MotoGP ini tidak lepas. Ini luar biasa berat, apalagi Sumsel sudah dikejar tengat waktu. Tapi tidak masalah, kami biasa kerja yang mepet-mepet begini," kata Alex.

MXGP
MXGP (Bangka Pos/Resha Juhari)

Diundur
Berselang beberapa hari dari pernyataan Alex Noerdin, Staf Khusus Gubernur Sumsel I Gede Bagus Suryanegara menyampaikan kabar penundaan MXGP 2018 di Palembang. Alasannya, arena balap berada di satu kawasan dengan tempat pertandingan Asian Games XVIII. Sementara Dewan Olimpiade Asia (OCA) mengharuskan pemerintah mensterilkan kawasan Jakabaring Sport City terhitung enam bulan sebelum pelaksanaan.

"Karena kepentingan yang lebih besar, Sumsel terpaksa merelakan ajang MXGP ditunda hingga 2019. Padahal awalnya ajang ini diharapkan menjadi promosi Asian Games dan sekaligus memperkenalkan Jakabaring Sport City," kata Surya, Jumat (8/9).

Ia mengatakan pemprov telah berjuang maksimal agar ajang otomotif kelas dunia tetap terlaksana namun keputusan OCA ini tidak bisa ditawar terkait sterilisasi kawasan.

"Pada 5 September 2017 sudah diputuskan bahwa MXGP Palembang ditunda hingga 2019," kata dia.

Ia menjelaskan jika ingin menjadi tuan rumah MXGP maka Sumsel harus membangun sirkuit motorcross dengan panjang 1,8 kilometer. Areal yang diproyeksikan ternyata berkontur rawa yang membutuhkan waktu 3-4 bulan untuk pematangan lahan seluas 10 hektare.

"Dalam masa itu, sudah barang tentu akan banyak truk pengangkut pasir dan tanah yang akan melintas, ini yang tidak diperbolehkan OCA karena sejak Oktober 2017 sudah ada tes event cabang olahraga," kata dia.

Halaman
1234
Penulis: krisyanidayati
Editor: teddymalaka
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help