BangkaPos/

Kejuaraan Dunia MXGP 2018 Jadi Rebutan, Gubernur Siapkan Rp 10 M

Bangka Belitung ingin Motocross Grand Prix World Championship (MXGP) 2018 tetap digelar di bumi Serumpun Sebalai.

Kejuaraan Dunia MXGP 2018 Jadi Rebutan, Gubernur Siapkan Rp 10 M
Bangka Pos/Resha Juhari
AJANG balap MXGP 2017 di Pangkalpinang 

Sementara itu, staf pribadi Gubernur Sumatera Selatan yang sekaligus inisiator Sumsel sebagai tuan rumah MXGP Riduan Tumenggung mengaransi MXGP ini akan tetap digelar di Palembang pada 2019 karena perusahaan otoritas MXGP Indonesia, PT Arena Sirkuit Indonesia telah membuat keputusan.

"Karena Sumsel tidak bisa maka MXGP tahun ini akan dialihkan ke daerah lain, sudah ada enam provinsi di Jawa yang berminat. Sementara untuk tahu 2019 tidak akan ditawarkan lagi karena sudah menjadi milik Sumsel," kata Riduan.

Sumatera Selatan membidik sejumlah ajang olahraga kelas dunia karena memiliki kawasan olahraga bertaraf internasional Jakabaring Sport City. Meski batal menggelar MXGP, Sumsel dipastikan menjadi tuan rumah MotoGP pada November 2018, atau dua bulan sebelum Asian Games. (o2/ant)

Target 5.000 Wisatawan

PAGELARAN MXGP 2018 diharapkan mendulang wisatawan. Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman menyebut pihaknya menargetkan kedatangan sekitar 5.000 wisatawan pada event tersebut.

"Kemarin saja 3.000 wisatawan, Insya Allah tahun depan 5.000 yang datang. Saya minta kebut pembangunan Swissbell, condotel," ujarnya.

Selain hotel, Erzaldi juga meminta masyarakat untuk menyiapkan home stay, untuk menampung para wisatawan yang diprediksikannya tidak hanya tinggal 1 hari lantaran pertandingan digelar malam hari.

"Kita memang ada target 1.000 homestay tapi saya rasa enggak keburu, dan home stay ini kebanyakan di Belitung dan Bangka Selatan, kalau Pangkalpinang, Bangka dan Bangka Tengah ini paling 300-an, mudah-mudahan bisa tercover semua," tambahnya.

Event-event internasional ini diyakini dapat menggerakkan perekonomian masyarakat, namun dirinya belum dapat menghitung detail berapa perputaran uang yang akan terjadi selama event itu berlangsung.

"Pemerintah emang enggak dapat apa-apa selain Babel dikenal dunia, tapi masyarakat kita akan dapat langsung orang datang kes ini kan belanja, beli kue, kerupuk. Selama ini kan kita hanya nyuruh mereka bikin, event-event seperti inilah yang akan menjadi pasar mereka bisa dibeli orang asing dan dari provinsi lain," katanya.

Halaman
1234
Penulis: krisyanidayati
Editor: teddymalaka
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help