Ahmad Subekti Dikukuhkan Sebagai Ketua IPSI Kota Pangkalpinang

Ada yang mau memimpin organisasi tapi tidak mampu, ada yang mampu tapi tidak mau akan menjadi percuma

Ahmad Subekti Dikukuhkan Sebagai Ketua IPSI Kota Pangkalpinang
Bangkapos/agus nuryadhyn
Ketua Umum Pengprov IPSI Babel H Huzarni Rani Pataka IPSI Kota Pangkalpinang kepada Ahmad Subekti Ketua IPSI Kota Pangkalpinang 

Karena menurut Subekti , bahwa saat almarhum H Suhaimi Sulaiman berada di panggung saat melihat peragaan, ada peserta silat kuda-kua tidak sempurna.

Almarhum H Suhaimi Suliaman menurut Subekti, langsung turun dan membenarkan kuda-kuda dari pseilat.

"Saya terkenang wajah alrmarhum, yang sangat peduli dengan silat. Saat melihat ada pesilat yang kuda-kudanya tidak pas, dia langsung turun dan membenarkan posisi kuda-kuda yang benar," ujarnya.

Disisilain Subekti mengatakan ia ingin menangis saat menerma amanah sebagai Ketua IPSI Kota Pangkalpinang.

Dimana kata Subekti bahwa IPSI Kota Pangkalpinang hampir vakum. Dan dalam kepengurusan sebelumnya sebagai wakil ketua IPSI Kota Pangkalpinang.

Sementara Ketua KONI Pangkalpinang H NUrdin mengatakan yang memimpin suatu organisasi adalah orang yang mau dan berkarya serta mau berbuat.

Menurut Nurdin selaku ketua KONI Pangkalpinang akan memberikan support kepada . pengurus IPSI Kota Pangkalpianng masa bhakti 2017-2022.

Nurdin menjelaskan bahwa IPSI Pangkalpinang sebagai pedulang medali emas.

"Pesilat Pangkalpinang ini sebagai pedulang medali emas. Dimana pada Porprov di Toboali Bangka selatan mendulang 6 medali emas.

Namun pada Porprov di Beltim hanya 5 Medali  emas," ungkap Nurdin.

Jadi kata Nurdin, bahwa cabang olahraga silat masih tetap diunggulkan pada masa mendatang.

Pada acara tersebut, Ketua Umum Pengprov IPSI Babel H Huzarni Rani menyerahkan bendera pataka IPSI Kota Pangkalpinang kepada Ahmad Subekti Ketua IPSI Pangkalpinang.(*) 

Penulis: agusrya
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved