HUT Ke 26 Smaneta

Keluarga Besar Smaneta Rajut Kebersamaan Dengan Nganggung 170 Dulang

Dimana hari ulang tahun Smaneta bertepatan 21 September , yang pada tahun 2017 bertepatan dengan Tahun Baru Islam

Keluarga Besar Smaneta Rajut Kebersamaan Dengan Nganggung 170 Dulang
Bangkapos/agus nuryadhyn
Peringatan Tahun Baru Islam 1439 H, berlangsung di selasar SManeta Pangkalpinang 

Laporan Wartawan Bangkapos, Agus Nuryadhyn

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Mengungkapkan wujud rasa syukur, Sekolah Menengah Negeri 3 (Smaneta) Pangkalpinang merayakan peringatan HUT ke 26 dan Tahun Baru Islam 1439 H.

Wujud rasa syukur ini, Smaneta menggelar nganggung dengan jumlah 170 dulang.

Hari ulang tahun Smaneta bertepatan 21 September , yang pada tahun 2017 kebetulan bertepatan dengan Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1439 H.

Kegiatan dilakukan keluarga besar Smaneta Pangkalpinang, di selasar sekolah yang menghubungkan ruang kepala sekolah, ruang guru dan kelas Jumat (22/9/2017).

Hadir pada kegiatan ini, Kepala Dinas Pendidikan Bangka Belitung M Soleh, Suwardi mewakili dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pangkalpinang, serta kepala Smaneta Kunlistiani dan dewan guru serta siswa.

Wujud rasa syukur ini, Smaneta menggelar nganggung dengan jumlah 170 dulang dihadiri 927 orang dewan guru dan seluruh siswa Smaneta Pangkalpinang.

Kepala Smaneta Pangkalpinang Kunlistiani mengemukakan, dalam kegiatan ini untuk merajut kebersamaan dan meningkakan rasa persaudaraan untuk mewujudkan Smaneta semakin mau dan berkualitas.

Dimana adanya nganggung kata Kunlistiani untuk melestarikan budaya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Dengan bersama-sama kita akan kuat dan hebat, maju bersama dan hebat semua," ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan BabelM Soleh menjelaskan, bahwa untuk memajukan sekolah ini tidak hanya dapat dilakukan seorang ibu Kunlistiani saja.

"Untuk memajukan sekolah ini dilakukan secara bersama-sama, karena ibu Kun bukannya seorang super girl untuk membawa perubahan di Sekolah ini," ungkap Soleh.

Dimana kata Soleh tim yang hebat akan memberikan perubahan. Tidak mungkin bisa mengalami perubahan bila satu dua orang saja yang mengerjakannya.

"Akan terlihat beda bila dikerjakan banyak orang," ujarnya.

Lebihlanjut Soleh mengatakan nganggung bersama ini menunjukan suatu kerjasama yang baik. (*)

Penulis: agusrya
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved