BangkaPos/

300 Orang Siap Nikah Siri, Pemilik nikahsirri.com Pernah Kalah Pilkada

Setiap pengguna internet yang ingin bergabung, diharuskan bayar Rp 100 ribu untuk melihat konten pornografi. "Kalau ada yang berminat,

300 Orang Siap Nikah Siri, Pemilik nikahsirri.com Pernah Kalah Pilkada
TRIBUNNEWS/THERESIA FELISIANI
Aris Wahyudi, pembuat nikahsirri.com menjelaskan soal situs yang diciptakannya. 

BANGKAPOS.COM  - Setelah empat hari meluncurkan situs internet yang kontroversial, nikahsirri.com, Aris Wahyudi, diringkus Polda Metro Jaya, Minggu (24/9/2017) dini hari. Polisi beralasan situs nikahsirri.com mengandung konten pornografi.

"Ada gambar-gambar berkonten pornografi," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, di Jakarta, Minggu. Selain itu situs itu ditengarai dipakai sebagai perdagangan orang secara terselubung.

Setiap pengguna internet yang ingin bergabung, diharuskan bayar Rp 100 ribu untuk melihat konten pornografi. "Kalau ada yang berminat, dia memfasilitasi. Tapi, harus bayar Rp 100 ribu untuk melihat konten itu," ujar Argo.

Penangkapan terhadap Aris dilakukan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, sekira pukul 02.30 WIB, Minggu. Aris ditangkap di rumah kontrakannya, Jalan Manggis, Jatimekar, Jatiasih, Bekasi.

Situs nikahsirri.com menyediakan fasilitas lelang perawan, terkait kebutuhan nikah siri. Situs ini menawarkan kepada klien baik pria maupun wanita yang ingin mencari pasangan secara cara mudah dan penuh kepastian. Saat pertama kali membuka situs tersebut, ada tampilan seorang perempuan cantik dan tulisan Nikah Sirr', mengubah Zina Menjadi Ibadah.

Aris Wahyudi, pendiri Nikahsirri.com
Aris Wahyudi, pendiri Nikahsirri.com (Tribunnews.com)

Calon yang hendak menikah siri bisa melihat dan mencari pasangannya untuk dinikahi. Syaratnya, klien atau calon yang hendak menjadi member situs nikahsirri.com minimal harus mempunyai satu koin mahar. Nilai per 1 koin Rp 100 ribu. Kalau hanya sebatas melihat daftar/databes calon mempelai di submenu Login, klien tak ditarik biaya alias gratis.

Dalam kasus ini, Aris diduga melanggar Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik, serta Undang-undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.

300 mitra

Direktur Reaerse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Pol Adi Deriyan menerangkan penyidik tengah mendalami motif Aris Wahyudi meluncurkan situs nikahsirri.com itu. "Kami akan mendalami, ini eksploitasi anak, wanita, atau mencari keuntungan. Kami akan dalami semuanya," ujarnya.

Hingga saat ini, menurut Adi, sudah ada 2.700 orang tercatat sebagai pelanggan situs itu. Sementara, mitra atau orang yang siap dinikahi secara siri ada 300 orang.

Pengunjung situs dibagi menjadi dua, klien dan mitra. Klien sebagai pengunjung biasa. Sedangkan mitra bagi pria dan perempuan yang siap untuk nikah siri.

Halaman
123
Editor: teddymalaka
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help