Ini Kata Wiranto Soal Pembelian 5.000 Pucuk Senjata Api

BIN membeli senjata dari PT. Pindad sebanyak 500 pucuk, dan dalam pembeliannya, kata Wiranto memang tidak butuh izin dari Mabes TNI.

Ini Kata Wiranto Soal Pembelian 5.000 Pucuk Senjata Api
Kristian Erdianto
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto saat ditemui di gedung Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional, Jakarta Pusat, Rabu (9/11/2016). 

"Sekarang sudah bergulir di masyarakat, menimbulkan spekulasi, apakah ini karena keadaan Indonesia sudah genting ada suatu kekuatan yang ingin seperti tahun-tahun dulu, melakukan suatu aksi yang menggangu stabilitas atau keamanan nasional," katanya.

"(Ada yang berpikir) jangan-jangan ini untuk institusi lain dalam rangka Pemerintah lepas kontrol, (saya tegaskan) bukan, Ada juga yang mengatakan jangan-jangan ada kekuatan lain yang ingin melakukan pemberontakan, tidak ada, kita tetap aman, tetap stabil, tidak ada sesuatu yang dikhawatirkan dari keamanan nasional," tambah Wiranto.

Ada Institusi yang akan Membeli 5.000 Pucuk Senjata, Bukan Militer

Kabar adanya sebuah intitusi di luar TNI yang mencoba mengimpor 5.000 pucuk senjata api disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Gatot Nurmantyo mengatakan hal itu dalam pertemuan dengan mantan petinggi TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (22/9/2017) lalu.

Di hadapan para purnawirawan jenderal, Gatot Nurmantyo menyatakan, ada institusi non militer yang berupaya mendatangkan 5.000 pucuk senjata api secara ilegal, dan itu mencatut nama Presiden Joko Widodo.

“Ada kelompok institusi yang akan membeli 5.000 pucuk senjata, bukan militer,” ujar Gatot Nurmantyo.

“Memakai nama presiden. Seolah-olah dari presiden yang berbuat, padahal saya yakin itu bukan presiden. Informasi yang saya dapat kalau tidak A1 tidak akan saya sampaikan di sini,” tambah Gatot Nurmantyo.

Namun, Gatot Nurmantyo tidak menjabarkan lebih jauh soal nama institusi yang mencoba membeli 5.000 pucuk senjata api itu.

Berikut pernyataan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo:

(Tribunnews.com/Nurmulia Rekso Purnomo/Kompas TV)

Editor: fitriadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved