BangkaPos/

Terjatuh Saat Meluncur dari Atas Papan Skateboard, Opin Meninggal Dunia

Opin Darsono atau yang biasa di sapa Ovet (19) warga Kampung Padang, Kecamatan Toboali, anggota Habang Skatebord street (HSS) Basel meninggal dunia.

Terjatuh Saat Meluncur dari Atas Papan Skateboard, Opin Meninggal Dunia
bangkapos/riki
Warga ramai mengantarkan jenazah almarhum Opin Darsono atau yang biasa di sapa Ovet (19) ke tempat per istirahatan terakhirnya, di TPU Kampung Padang, Kecamatan Toboali, Senin (25/9/2017) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Berita duka menyeliputi anggota Skateboard Bangka Selatan, pada Senin (25/9/2017).

Opin Darsono atau yang biasa di sapa Ovet (19) warga Kampung Padang, Kecamatan Toboali, anggota Habang Skatebord street (HSS) Basel meninggal dunia.

Opin meninggal dunia karena kecelakaan yang ia alami ketika sedang berlatih bermain skateboard di lintasan jalan curam menuju pantai Batu Kapur, Kecamatan Toboali Minggu (25/9/2017) pagi sekitar pukul 08.00 WIB kemarin.

Dari kejadian itu, Opin yang terjatuh ketika sedang meluncur dari atas papan skateboard terguling ke semen tempat ia bermain skateboard.

Atas kejadian itu Opin sempat di larikan ke RSUD Bangka Selatan, namun karena luka para yang ia derita pada bagian kepala membuatnya meninggal dunia pada Senin (25/9/2017) pagi.

Ketika kejadian para pemain skateboard sedang ingin mencoba lintasan jalan di pantai Batu Kapur Toboali, saat meluncur ada empat orang termasuk Opin ikut meluncur ke jalanan dengan turunan curam itu.

"Waktu kami main, ada empat orang semuanya terjatuh, termasuk aku, jatuh pertama, kami sama sama, namun kami tidak apa, karena kami bisa reflek meloncat, tetapi waktu almarhum Opin bermain dia turun dari atas dengan papan sakatebordnya, ia tidak mengeram dari atas, dia fokusnya ke papan skate pas turun ke bawah, langsung dari atas ke bawah dekat parkiran," jelas Ziko (20) kepada wartawan, ditemui di pemakaman Kampung Padang, Senin (25/9/2017)

Ziko menduga, ketika Opin meluncur reflek kaki almarhum yang menekan bagian depan papan selancarnya, sehingga mengakibatkan gerak tubuhnya melanting ke depan dan terguling hingga dua kali.

"Mungkin almarhum tidak tahu, ia reflek kakinya menekan depan papanya, karena ketika meluncur papannya sudah goyang- goyang. Ketika bagian depan tertekan maka papan langsung jamping, ia jatuhnya di pertengahan jalan dekat semen, ia jatuh dua kali kepala dulu terjatuh," ujarnya.

Atas kejadian itu, Opin sempat mengelepar ketika usai terjatuh, teman sesamanya sempat menolongnya dan langsung membawanya ke Pusyandik, sebelum akhirnya di rawat pada RSUD Bangka Selatan pada Minggu (24/9/2017).

Penulis: Riki Pratama
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help