Jumlah Wajib Pajak Meningkat, Namun PAD dari PBB di Pangkalpinang Turun

Walaupun jumlah wajib pajak bertambah, sebanyak 3.154  atau mengalami kenaikan sebesar 5,84 persen. Namun disisi lain

Jumlah Wajib Pajak Meningkat, Namun PAD dari PBB di Pangkalpinang Turun
Bangkapos/Zulkodri
Penyerahan dan Pembayaran  SPPT PBB oleh para kepala OPD di lingkungan Pemkot Pangkalpinang. Foto diambil beberapa waktu lalu. 

Laporan wartawan Bangka Pos, Zulkodri

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kota Pangkalpinang, menargetkan Pendapatan Asli Daerah dari wajib Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di 2017 sebesar Rp 13.296.460.304 yang didapat dari 57.160 wajib pajak.

Kepala Bakeuda Kota Pangkalpinang, Agusfendi kepada bangkapos.com, Selasa (26/09/2017) mengatakan jumlah penerimaan PBB ini, lebih kecil dibandingkan tahun sebelumnya (2016) sebesar Rp 16.723.658.619 dengan jumlah wajib pajak sebanyak 54.006 wajib pajak.

" Walaupun jumlah wajib pajak bertambah, sebanyak 3.154  atau mengalami kenaikan sebesar 5,84 persen. Namun disisi lain ketetapan pajak mengalami penurunan, sesuai dengan perda dimana ada penurunan NJOP Tidak Kena Pajak (TKP). Sehingga nilai pajak juga mengalami penurunan. Namun nilai ini, belum disesuaikan dengan NJOP yang baru akan diterapkan di 2018," ujarnya.

Dikatakan Agusfendi, saat ini, pihaknya sudah menyebarkan SPPT PBB kepada masyarakat di tujuh kecamatan dan 42 kelurahan.

" Kita imbau para camat dan kelurahan ubtuk segera menyebarkan SPPT PBB kepada masyarakat. Paling lambat tanggal 10 Oktober dan laporan dari kelurahan dan kecamatan paling lama tanggal 20 Oktober sudah disampaikan ke Bakueda sebagai OPD yang mengelola pajak daerah. Untuk pembayaran sendiri paling lama 29 Desember 2017 mendatang," ucapnya.(*)

Penulis: zulkodri
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved