BangkaPos/

Minat Bertanam Padi di Tanah Bangka? Ini Caranya

Tanah di Babel bisa digunakan untuk bertanam padi sawah. Caranya dengan menambahkan ameliorant yang berupa pupuk organik yang berasal dari kompos

Minat Bertanam Padi di Tanah Bangka? Ini Caranya
bangkapos.com/Riyadi
Ilustrasi masyarakat Desa Pangkalniur Tanam Padi Sawah bersama Jajaran Koramil 413.05/Belinyu dan instansi terkait dari lingkungan Pemkab Bangka, di areal sawah desa setempat, tahun lalu. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Ardhina Trisila Sakti

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Dekan Fakultas Pertanian, Perikanan dan Biologi Universitas Bangka Belitung (UBB), Tri Lestari mengatakan tanah di Babel umumnya ultisol padsolik merah kuning yang dominan masam dan miskin akan hara.

Namun tanah masam dapat dinetralkan dengan pemberian kapur pertanian.

Dikatakan Tri Lestari, tanah di Babel bisa digunakan untuk bertanam padi sawah seperti di Namang.

Baca: Sosok Mantu Idaman Ketua MPR RI, Milka Anisya, Cantik, Dokter Muda yang Mengabdi di Puskesmas

Caranya dengan menambahkan ameliorant yang berupa pupuk organik yang berasal dari kompos dan pupuk kandang untuk menambah bahan organik dan pembenah tanah.

"Prospek bertanam padi di tanah Bangka Belitung sudah dimulai oleh orang tua kita dulu yang dikenal dengan padi umeh. Prospek budidaya padi gogo yang ditanam di kebun baik secara monokultur ataupun polikultur (disela tanaman perkebunan) sangat cocok di Pulau Bangka karena tidak tergantung irigasi," jelasnya kepada Bangka Pos, Senin (25/9).

Budidaya padi sawah pada fase awal vegetatif sangat membutuhkan air untuk pertumbuhannya.

Sedangkan memasuki fase generatif tanaman padi sedikit membutuhkan air untuk waktu pengisian biji.

Kendala pada budidaya padi sawah adalah kebutuhan air tanaman yang sangat diperlukan. Sehingga sistem irigasi sangat perlu diperhatikan untuk memasuki fase vegetatif dan generatif padi sawah.

Penulis: Dhina Sakti
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help