BangkaPos/
Home »

Lokal

» Bangka

DLH Tunggu Hasil Lab Pastikan Hasil Sampel Air Sungai Telang Puding

Menurut Kepala DLH Kabupaten Bangka Meinalina, pihaknya sudah mengambil sampel air Sungai Telang untuk diperiksa di laboratorium

DLH Tunggu Hasil Lab Pastikan Hasil Sampel Air Sungai Telang Puding
bangkapos.com/Nurhayati
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka Meinalina saat berfoto bersama Ketua PKK Kabupaten Bangka Hj Mina Tarmizi ketika panen jagung di Desa Kemuja. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka, Selasa (27/8/2017) kemarin langsung turun mengecek pembuangan limbah milik PT Tata Hamparan Eka Persada (THEP) yang diduga mencemari Sungai Telang di Desa Puding Kecamatan Puding Besar.

Menurut Kepala DLH Kabupaten Bangka Meinalina, pihaknya sudah mengambil sampel air Sungai Telang untuk diperiksa di laboratorium milik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung apakah benar atau tidaknya air sungai tersebut tercemar limbah pabrik CPO PT THEP.

"Kami ambil sampel dari pangkal dekat pabrik, turun ke sungai itu dari hulu, ketemunya di hilir kita ambil sampel itu," jelas Meinalina kepada bangkapos.com, Rabu (28/9/2017) di Kantor Bupati Bangka.

Namun pihaknya masih menunggu hasil dari laboratorium provinsi selama dua minggu.

"Untuk hasil pemeriksaan lab kita masih menunggu dua minggu di provinsi. Kita tidak ada lab-nya," kata Meinalina.

Secara visual dikatakan, tidak terlihat PT THEP membuang limbah pabrik sawit ke sungai. Untuk itu perlu dilakukan uji sampel air sungai di laboratorium guna memastikannya.

Menurutnya saat pengecekan bersama Polsek Puding Besar, PT THEP memiliki penampungan untuk pengolahan limbah tidak dibuang ke sungai.

Diakui Meinalina, sebelumnya memang ada kebocoran saluran pembuangan limbah tetapi sudah ditangani oleh pihak PT THEP. "Waktu kita turun dulu sudah diperbaiki," kata Meinalina.

Dia membantah, jika DLH tidak menindaklanjuti adanya kebocoran limbah pabrik CPO milik PT THEP. "Siapa yang bilang LH diam saja demi Allah, demi Rosullah tidak ada melapor, Tuhan yang tahu belum ada masyarakat melapor. Kalau yang dulu ada kami sudah turun bersama masyarakat. Berapa bulan lah sudah berapa kali turun lagi, sudah dibenarin kami pantau lagi. Cuma kalau ini memang ada kita turun. Di bilang ada apa dengan kami LH kami juga tidak tahu. Tetapi seminggu yang lalu saya minta kasi memantau hasilnya bagus," jelas Meinalina.

Selain itu, untuk perizinan pabrik CPO milik PT THEP menurutnya lengkap. Untuk itu pihaknya masih menunggu hasil laboratorium provinsi guna melihat ada tidaknya pencemaran limbah yang dilakukan PT THEP.

"Mereka ada sebagian yang minta limbah itu untuk kebun. Nanti kita lihat lah hasil lab dua minggu lagi," ungkap Meinalina.

Penulis: nurhayati
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help