BangkaPos/

Masih Banyak Reklame Liar, Tim Gabungan Pemkot Pangkalpinang Lakukan Penertiban

Penertiban ini, sudah kita lakukan sejak kemarin, (26/09/2017) dan direncanakan sampai 27 Oktober mendatang dan kita lakukan secara

Masih Banyak Reklame Liar, Tim Gabungan Pemkot Pangkalpinang Lakukan Penertiban
ist
ilustrasi 

Laporan wartawan Bangka Pos, Zulkodri

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Tim gabungan dari Pemkot terdiri dari Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kota Pangkalpinang, Satpol PP, Dinas Penanaman Modal, PTSP dan Naker, Dinas Pariwisata dan Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang melakukan pendataan dan penertiban pajak terhadap wajib pajak yang tidak membayar pajak di seputaran Jalan Ahmad Yani Kota Pangkalpinang, Rabu (27/09/2017).

Kabid Pendapatan Bakueda Kota Pangkalpinang, Hani Handayani mengatakan, kegiatan ini, juga dilakukan sebagai bentuk sosialisasi langsung kepada masyarakat agar mematuhi  peraturan daerah (Perda) untuk tertib akan pajak.

" Penertiban ini, sudah kita lakukan sejak kemarin, (26/09/2017) dan direncanakan sampai 27 Oktober mendatang dan kita lakukan secara bertahap di seluruh wilayah di Kota Pangkalpinang," ujarnya kepada bangkapos.com, Rabu (27/09/2017) sore.

Diakui Hani berdasarkan data pihaknya masih banyak pihak atau oknum pengusaha yang nakal yang memasang spanduk atau reklame tanpa izin.

" Aturannya sudah jelas. Jadi mau tidak mau kita lakukan penertiban. Dari hari pertama ada yang bayar ditempat ada yang bayar melalui rekening," ucapnya.

Untuk tahap awal ini, lanjut Hani pihaknya terlebih dulu memfokuskan kepada pajak reklame terlebih dahulu. Kedepan baru pihaknnya akan menertibkan pajak hotel,  pajak walet, PPJ dan pajak lainnya

" Awal ini, kita fokus pajak reklame karena kita lihat banyak di pasang reklame tapi tidak bayar pajak. Kita juga gencar mensosialisasikan tentang pajak ini," ucapnya.

--Baru 83,15 persen Penghasilan Pajak Daerah-- 

Dikatakan Kabid Pendapatan Bakeuda Kota Pangkalpinang, Hani Handayani hingga pertengahan september ini, realisasi pajak daerah baru 83,15 persen atau baru Rp 51,2 miliar dari target ditetapkan sebesar Rp 61,6 miliar.

" Untuk itu, kita terus gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat, mendata wajib pajak baru. Dan mengimbau masyarakat khususnya pelaku usaha  agar membayar pajak. Karena dengan membayar pajak para pelaku usaha turut membantu pemerintah membangun Kota Pangkalpinang," ucapnya.(*)

Penulis: zulkodri
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help